Tuesday, 14 June 2016

Stewed Clam with Rice Wine and Butter

By seeing youtube, i found out cooking is so simple, and easy. Taiwan have so many fresh big water clam, you can found it anywhere, traditional market or in any supermarket such as carefour. So i decided to cook with local ingredients, make a simple delicious meal. 
Stewed clam with rice wine and butter. I tasted in one of Taiwan's famous night market before, Feng Chia Night market. Then today, i want to make it by myself, who knows i can open my own stand and sell it in the future. Hahaha

Ingredients:
- 600gram of fresh water clam
- 2 table spoons if rice wine
- unsalted butter
- a lil touch of salt and sugar
Well, as you know, cooking is an art and feel, i don't think we can cook with exact designed ingredients only. So improve baby! 

First tried, i was using too much rice wine and only 2 small packed of salted butter, plus salt. But later on, i knew it, don't put too much rice wine, rice wine is only for let the clam cooked with fat richness with juices. So 2 table spoons is enough.
Then, using only unsalted butter, or you will only tasted the saltiness, not the sweet taste of the water clam. And don't afraid put it too much. 3 table spoons of butter will make a tasty meal.
A little touch of salt and sugar if you want, i don't think its needed. Put all the things in one pot, cover it (must cover to let it cooked fast), then cook with high heat about 2minutes.
Until all the clams are opening one by one, and the bubble from the rice wine rise up. Then open the lid and serve! Yum~~~

Wednesday, 8 June 2016

Budget Airline of Vanilla Air to Japan

Buat yang mau berlibur ke Jepang nih, khususnya teman-teman yang lagi study atau kerja atau memang sudah berkeluarga di Taiwan dan pingin berlibur ke jepang, ditambah lagi sekarang pemegang e-passpor bisa ke Jepang free visa asal sudah didaftarkan terlebih dahulu sebelumnya, ada beberapa maskapai penerbangan yang murah dan bisa di compare harganya.

Japan budget airline, alias pesawat murah ke Jepang.
1. Vanilla Air http://www.vanilla-air.com/en/
2. Peach Aviation http://www.flypeach.com/pc/en
3. Tiger Air http://www.tigerair.com
4. Jet Star http://www.jetstar.com/
Yang disebut murah itu brapa? Karena terbangnya dari Taiwan, jadi kita ngomongin harga pake duit Taiwan NTD ya alias New Taiwan Dollar, murah itu harga pulang-pergi Taipei-Osaka atau Taipei-Tokyo mulai dari 2500ntd sampai 4000ntd. 1 ntd = sekitar 405 idr. Kalau normalnya antara 4500-5500ntd.

Nah, kemarin saya beruntung banget bisa dapat tiket harga promo Vanilla Air Taipei-Osaka pulang pergi seharga 3672ntd NETT, dibeli seminggu sebelum keberangkatan. Percaya apa nggak, tapi memang maskapai vanilla air dan peach aviation sering banget bikin promo, bukan promo boongan! Saya booking untuk 3 orang, mantep ga tuh! Sedangkan pada saat di pesawat, saya sempet ngobrol dengan tamu lainnya, yang ternyata sudah booking tiketnya sekitar 6 bulan sebelumnya, dan mereka juga ber-3 dapat tiket sekitar 2500ntd NETT per orang pulang-pergi. Mantapp~~~
Cuma yang kalian harus tau ya, namanya budget airline alias pesawat dengan harga super ekonomis, harga itu belum termasuk bagasi dan makanan. Jadi perusahaan maskapai penerbangan murah mengambil keuntungan dari penjualan bagasi dan makanan. Kalau vanilla air sendiri, kemarin saya cek harga bagasi Taipei-Osaka 20Kg dipatok 900ntd one-way.

Langsung ke topiknya, karena tiket murah, jadi penerbangannya tengah malam hari, sampai tujuan biasanya subuh, intinya capek dah! Hahaha... Kata temen-temen, penerbangan dengan mata merah (soalnya kurang tidur). Selagi masih muda, harusnya hal itu gak jadi masalah lah ya kalau niatnya memang mau jalan-jalan murah.
Tapi waktunya ontime, dari Taipei ontime, dari Jepang ontime juga depart-nya. Pada saat masuk pesawat, wah hampir penuh, rata-rata anak muda, dan kebanyakan orang Taiwan-nya. Saya dapat bangku nyaris paling belakang, jadi pas kosong sempet foto kondisi dalam pesawat-nya. Seperti biasa, pesawat standart dengan barisan bangku 3-3, peralatan keselataman seperti sabuk pengaman semuanya standar, meja lipat dan jendela, serta kondisi dalam cabin semua seperti pada umumnya.

Ga lama, sambil pesawat berjalan lamban di runaway, pramugari mulai memperagakan hal-hal perhatian keselamatan. Kesan yang saya dapat, seragam pramugarinya sangat sederhana, potongan bajunya juga sangat-sangat biasa bahkan bisa dibilang agak membosankan, soalnya namanya pramugari kan biasa identik dengan cantik dan sekseh. Liat sendiri deh, ga ada modisnya sama sekali! Tapi pelayanan sangat baik, cukup ramah dan murah senyum.

Selain itu, satu hal yang unik, ada beberapa pramugarinya agak pendek, karena ini maskapai penerbangan dari Jepang sendiri, mungkin mereka memahami kalau banyakan orang Jepang itu body-nya kecil dan agak pendek kali ya, jadi hal itu memungkinkan. Hahaha.... Dan disetiap samping kursi bagian bawah barisan koridor, ada semacam pijakan yang memang di desain untuk meraih barang di cabin pesawat kalau memang ga nyampe.
 

Terakhir yang bisa saya review hanyalah peragaan keselamatan yang diperagakan juga standar dan sederhana. Ga ada yang special dari penerbangan Vanilla Air, selain harga yang murah dan waktu yang ontime. Yang penting selamat sampai tujuan deh, itu aja udah bikin puas.

Vanilla Air JW178
Taipei (Taoyuan International Airport) - Osaka (Kansai International Airport)
25 Mei 2016 21:50 - 26 Mei 2016 01:35 (2 jam 45 menit, Jepang lebih cepat 1 jam dari Taiwan)
Vanilla Air JW179
Osaka (Kansai International Airport) - Taipei (Taoyuan International Airport)
30 Mei 2016 02:35 - 30 Mei 2016 04:30 (2 jam 55 menit, Taiwan lebih lambah 1 jam dari Jepang)
3672 ntd NETT / pax

Wednesday, 1 June 2016

Rimowa, Expensive Suitcase, is it worth?

Dua tahun berlalu semenjak hati ini naksir sama Rimowa, koper kebanggaan Jerman yang harganya gak nanggung-nanggung. Asli mahalll benerrrrr, sampe bikin nangis! Tapi karena jatuh cinta kan yah, kan pepatah bilang, cinta itu membutakan, biar diboongin juga tetep aja ditelen kan! hahahah~~~

Yes, akhirnya kebeli juga, karena duit pas-pasan, dan pokoknya harus beli yang bahan aluminium, jadi pilih tipe paling awal, trus sengaja beli yang ukuran kecil, jadi bisa di bawa-bawa kemana-mana dijagain kaya anak sendiri. Hahahah... Secara kalau koper gede kan musti masuk bagasi pesawat, yang ada malah dibanting, kalau nggak dibanting ya ilang (tau sendiri negara kita gmana?!). Bisa nangis ngambek ga makan berhari-hari. LOL

Begitu dateng ke tokonya, kebetulan saya sedang berdomisili di Taiwan, jadi saya belinya di Taiwan, masuk tanya-tanya lalu dijelasin dikit bedanya (padahal udah 2 tahun peninjauan hahaha, jadi semuanya seluk beluk-nya juga udah afal di luar kepala), trus pilihan saya ya si Classic Flight.
Topaz (28.390 NTD) vs. Classic Flight (21.400 NTD)
Classic Flight tipe cabin, di Indonesia harganya mahal di Pajak, saya pernah nanya di GI, sekitar 11,1jt boooo! Di sini 21.400 NTD (1 NTD = 400 IDR, jadi 8,560,000 IDR), mahal juga, cuma lemayan irit hampir 3 juta, kan lemayan. Trus skalian saya kan WNI, jadi passpornya so pasti passpor asing kan, jadi dikenain diskon pajak 5%, jadi cuman bayar 20.330 NTD. Okeh gaji hampir sebulan habis begitu saja~~~~

Ngomongin soal duit ga bakal abis-abisnya, jadi mendingan ngomongin soal tipe, jadi ukuran cabin sendiri ada 2 macem, ada yang lebih lebar tembem ada yang lebih ramping en sesuai dengan aturan internasional. Jadi saya ambil amannya aja, yang standar internasional deh! Tadinya mau yang tembem, soalnya harga sama toh, tapi ga jadi karena ga ada barang, dan karena takutnya pas jalan-jalan ga boleh naik pesawat, yang ada malah masuk bagasi deh tuh koper.
White flag on Suitcase it's mean it is a brand new!
Four Wheel Cabin Size Suitcase - Classic Flight

Oke, DEAL! Saya ambil yang inih, ga pake ngomong banyak-banyak lagi, udah bulet tekadku untuk boyong nih koper pulang. Trus langsung deh dipersilahkan duduk di lounge khusus ruang tunggu, sembari nunggu petugasnya ambil koper yang baru. Jadi kalau baru nanya-nanya ga boleh duduk di sofa lounge. Hahahaha...
Ditanya kan mau minum apa, saya bilang serah deh, yang penting jangan kopi. Di kasih air putih sama fanta orange tapi versi mahalnya. Hahaha... Di mejanya, ada segumpulan coklat yang siap di comot sampe kenyang.
Ngomong-ngomong, mejanya aja dari koper rimowa juga loh. Di samping kanan, ada koper Rimowa yang udah tua butek, lecet-lecet agak menguning tapi ga karatan, tapi masih keliatan gagah macho. Hahahaha, kacau, kayanya saya terlalu tergila-gila sama doi neh~~

Nunggu ga lama, staff-nya dateng sama rimowa-kuh!! Akhirnya-akhirnya... Lalu dibuka dan dijelasin dalamnya, cara buka tutup koper, cara set password, manual book, dan garansinya. Oh ya, koper rimowa itu ada garansi 5 tahun untuk suku cadang seperti handle, roda, lock, dll. Ga termasuk garansi lecet yehhh, hahahaha dan ga termasuk garansi sarung bagian dalamnya. Jadi sarung bagian dalam jangan sampe kena basah. Ini sempet diwanti-wanti sama si mas-mas taiwan. Hahaha....
Classic Flight Cabin Type, Inside Look

Sambil nunggu dia packing (soalnya saya minta dimasukin ke dus, soalnya ga mau rugi, mau dusnya dong, dusnya ada tulisan rimowa soalnya, hehehe....) saya foto-foto 2 macem koper rimowa bahan aluminium yang ga kalah kerennnnn, tapi harganya juga makin ajibbb...
Topaz Titanium 38.590 NTD (Light Gold Color)
Topaz Stealth 32.220 NTD (Dark Black Color)
Ada yang nanya, apakah worth? Well, buat saya worth banget, secara koper pakenya bisa lama lama lamaaaaa banget, apalagi bahan besi gini, mau rusak gimana cuba? Kedua, kita masih muda cuyyyy, kepengen apa, kalau bisa beli ya beli ajaaa lahhh, duit bisa dicari lagi, kepuasan yang utama, secara masih muda gitu lohhh... Yang penting duit hasil kerja keras sendiri kan! Dan ketiga, ada garansi 5 tahun sparepartnya, jadi ga usah takut kalau roda-nya somplak, atau handlenya lepas. Hehehe....

Nanti deh, tunggu dapet suami kaya gila gitu ya, mas kawin-nya minta satu set rimowa yang topaz titanium. Hahahahah~~~