Tuesday, 7 March 2017

在野柳吃海鮮吃到飽-漁人廚房

我回來了, 真的呀! 我2017年2月9日去台灣, 工作, 然後2月14日再回來印尼. 沒想到時間真的過得很快, 已經在印尼六個多月了, 也沒有想到真的有機會再去台灣. 這一次我不是做領隊也不是做導遊, 我是做前導車, 跟團體有關係可是不是帶團, 就是說團體還沒到飯店或是餐廳的時候啊, 我們前導車需要先到, 然後幫忙安排位子等等. 好了啦, 不要再說這件事了, 重點是要跟大家報台灣美食吃到飽店.
http://www.boutixhotels.com.tw/
講道野柳, 一定吃海鮮類, 在哪裡可以吃很新鮮的海鮮呢? 在野柳有很高級的吃到飽店, 特別做海鮮吃到飽, 叫漁人廚房. 聽到他們的名字感覺都是魚, 可是請不要懷疑吧, 他們除了魚也有螃蟹, 蛤蜊, 蝦, 甜甜, 冰淇淋, 水果, 都有. 價格也不便宜, 可是久久吃一次也可以吧?!
那一天我們公司團體來包場, 300個人同時間一起進來 (不錯吧XD), 可是客人還沒來時候, 我們前導車先進去看場, 讓我有機會拍照. 這家餐廳就是在野柳停車場的對面, 從二樓可以看得到外面的停車場. 室內設計弄得很漂亮, 華美, 真的很高級的飯店. 沒錯啊, 他們就是飯店, 我們在泊逸渡假酒店吃午餐.
菜, 慢慢地一個一個上了, 我看就流口水了, 肚子餓了. 拿了一個螃蟹, 天那! 好新鮮呀, 又甜, 又很多蛋! 好吃好吃. 我們印尼也有很多螃蟹拉, 可是種類不一樣, 這種螃蟹雖然他們的肉沒那麼多, 不是像印尼的, 可是很甜, 裡面的蛋也滿滿的. 我們現在喔, 在印尼要找到有蛋的螃蟹真不容易.
看到魚皮好特別, 我沒吃過冷又生的魚皮. 拿了兩塊來吃看看, 一開始吃起來腥味很重阿, 可是又吃又咬又好吃, QQ 的. 不錯吃, 可是我不太喜歡. 黃色在後面的那一盤, 那是燻制鯊魚. 它的肉很柔軟, 一點腥味也沒有, 很香, QQ, 很清涼. 這種煮法的魚我從以前都沒吃過, 對我來說這個餐是最讚, 第一名!!!
全部都很好吃, 很新鮮, 可是他們的生魚片不一樣. 我拿了4塊鮭魚生魚片, 只能吃2塊就沒辦法繼續吃了. 腥味很重, 又不太新鮮. 真可惜!! 他們沒有把灰色的肉弄乾淨, 我覺得腥味就是在那邊.
還很多東西可以來吃, 讓你吃到吐, 不是到飽而已. 哈哈哈... 它也準備了海參喔, 這個東西在印尼很貴, 再加上如果要過年的時候, 像豬肉啦, 海參啦, 鮑魚啦, 就是華人過年時吃的東西, 都變成貴得不得了. 我不想損失, 拿了兩塊海參來吃. 只能說好吃, 真的中料理.
每種菜, 我拿了一點點來試吃, 加起來也滿了一盤. 上面有看到粉紅色圓圓的那個嗎? 那是黑胡椒鴨卷. 肉好柔軟, 有黑胡椒香味 (廢話), 好吃! 想要吃多一點, 可是一下子就沒了!! 那麼快就吃完了, 意思說大家都喜歡嘍. 等他們補啦... 阿對了, 還有燻制鮭魚沙拉, 可是我覺得太咸了一點.
最後吃點水果吧~ 真的很飽耶! 東西都好吃, 我連甜甜都吃不下了. 哈哈哈... 你們有機會去嚐嚐吧, 東西都很豐富, 久久吃一次不會覺得太貴了啦. 再見!!

Saturday, 4 March 2017

Indonesia Domestic Flight by Sriwijaya Air


Orang Indonesia mana yang ga kenal Sriwijaya Air. Melayani rute domestic ke banyak titik di Indonesia. Penjelasan sedikit untuk penerbangan lokal, pilihan kita sebenarnya cukup banyak loh, mulai dari Garuda Indonesia (GA), Lion Air (JT), Citilink (QG), Sriwijaya (SJ), dan yang lagi hits Batik Air (ID). Sebenarnya masih ada yang lainnya, yang melayani rute ke Indonesia bagian Timur, cuma kali ini bicara global aja dulu ya, soalnya saya sendiri belom pernah sampe ke Indonesia Timur sana.

Kalau yang masih full service alias ada meals, Garuda Indonesia juwaranya, lalu ada Sriwijaya Air yang masih menyediakan snack walaupun hanya sepotong roti dan air putih, ditambah Batik Air (next time review Batik Air yah). Kalau Citilink dan Lion Air udah masuk low cost carrier flight, kering sampe air putih pun ga ada, walaupun harganya ga beda jauh sama yang lainnya. Untuk bagasi, penerbangan domestik diperbolehkan membawa 20kg bagasi.
Mungkin temen-temen udah biasa kali yah naik pesawat Sriwijaya Air. Jadi inget, dulu kira-kira 25tahun yang lalu, kl yang namanya naik pesawat tuh udah keren banget, hanya para eksekutif yang bisa bepergian naik pesawat. Beda banget sama jaman sekarang, sekarang harga tiket pesawat sendiri udah affordable alias murahhhh! Bisa nikmatin pemandangan dari atas langit itu sesuatu bangetttzz~ Mari silahkan menikmati indahnya lautan awan dengan langit biru yang cerah.

Februari 2017, karena ada acara travel mart di Surabaya dan kantor saya ikut bergabung, maka terbanglah kita dari Jakarta menuju Surabaya. Sriwijaya Air menjadi pilihan karena pertama, sebisa mungkin menghindari Lion air yang terkenal delay nya ga tanggung-tanggung. Kedua, harganya lebih menjangkau dibanding GA. Ketiga, waktunya sesuai yang diharapkan yakni pagi ya ga kepagian, malem ya ga kemaleman.
Dari segi interior pesawat, standar seperti pesawat umumnya, nothing special. Bangkunya juga standar, dilayani dengan pramugara dan pramugari berwajah lokal (ga ketemu yang bener-bener cantik ayu). Untuk meals, ga bisa komentar apa-apa secara cuma sepotong roti sama air putih toh, masih mending ada drpd makan angin. Hehehe... Setelah pembagian snack, masih sempet jualan aksesoris dan pernak pernik lainnya yang bisa kita lihat di majalah Sriwijaya.
Yang menarik, setiap pesawat Sriwijaya Air memiliki nama sendiri-sendiri. Menarik yahhh, pesawatnya punya nama. Kemarin itu saya naik "kasih". Untuk penerbangan kemarin itu perginya sempat delay 1jam, padahal pesawat pagi kirain ga delay. Tapi kembali ke Jakarta ga pake delay. Dan semua berjalan dengan baik, landing dan depart nya cantik. Bagasi juga keluarnya ga lama. Yang mengecewakan, nunggu shuttle bus nya lamaaaaaa.
Perjalanan kali ini ga ada yang special, cuma ada yang menarik buat saya. Saya dapat wawasan baru mengenai sejarah dan arti mengenai Sriwijaya Air. Wawasan dan pengetahuan ga baik kalau disimpan sendiri, jadi yuuu di share...

Sriwijaya Air berdiri tepat di hari pahlawan, yaitu 10 November 2003. Pendiri Sriwijaya Air ternyata orang keturunan Chinese loh, yakni Lie Bersaudara (Hendry Lie dan Chandra Lie), Johannes Bundjamin, dan Andy Halim. Joko Widodo yang saat ini menjabat sebagai Presiden RI, termasuk salah satu tenaga ahli yang berkecimpung dalam proses kelahiran Sriwijaya Air. Dalam hal pemeliharaan dan perawatan armada, Sriwijaya Air bekerja sama dengan ST Aerospace Singapore, Malaysia Airline System, dan Garuda Maintenance Facility, sehingga terpercaya dan aman.

Dan yang paling menarik, logo Sriwijaya Air itu ternyata design dari bahasa Cina 如意(dibaca Ru Yi), yang artinya tercapai dan berhasil, seperti hal-hal yang diharapkan atau diimpikan. Lekukan hati yang berarti rasa cinta terhadap perusahaan. Selain itu dari logonya terdiri dari warna putih (karyawan yang harus berhati bersih), biru (harapan dapat terbang keseluruh pelosok Indonesia, negara maritin) dan merah (pemimpin dan karyawan harus berani dan bijak dalam mengambil keputusan).

Damn Cool! Even Scary... LoL
Sekilas tentang Sriwijaya (eitsss pemilihan nama Sriwijaya sendiri adalah visi dan misi perusahaan agar dapat menjadi perusahaan yang besar dan terkenal layaknya kerajaan Sriwijaya di Indonesia), saya sendiri cukup puas kok naik Sriwijaya Air dari Jakarta menuju Surabaya, nothing to complain except the long wait of shuttle bus. Kalau untuk pesawat delay, it happens sometimes, yang terpenting safety first, maybe karena cuaca buruk kan mau ga mau musti nunggu, at least jgn keterlaluan delay tanpa alasan yang jelas. Semoga pelayanan dan perawatan tetap dijaga mutu dan kualitasnya.

Saturday, 18 February 2017

Terbang Bersama China Airline, Full Service Flight from Taiwan

Membandingkan service dari satu maskapai ke maskapai lainnya memang ga ada habisnya. Setiap maskapai masing-masing punya plus dan minusnya. Baru-baru ini saya mencoba penerbangan Jakarta-Taipei dengan 1 stop di HongKong. Sebetulnya bukan yang pertama kali sih nyobain CI alias China Airline, cuman baru sekarang bikin laporannya.

9FEB CI680 JAKARTA-TAIPEI 06:35-14:35 (1 stop at HongKong)
14FEB CI679 TAIPEI-JAKARTA 13:40-20:10 (1 stop at HongKong)
Just landing at Taoyuan International Airport, Taiwan
China Airline saat ini juga seperti maskapai internasional umumnya, memberlakukan peraturan bagasi maksimal 30KG per orang untuk tamu kelas economy. Jadi kalau jalan-jalan ga usah takut overweight ya... Kalau untuk harga, jujur kali ini ga bisa share, karena yang bayarin kantor, jadi saya ga tau brapa harga tiketnya. Yang pasti tiket Jakarta-Taipei by China Airline, berkisar di harga 4,5-5jutaan round trip, kalau lagi mahal bisa ke angka 6jutaan.

Dari Jakarta, pagi-pagi buta udah meluncur menuju airport Soekarno Hatta terminal 2, pesawatnya on-time ga pake delay. Proses check-in juga berjalan dengan smooth. Yang delay biasanya di Bandara HongKong, yaaa hongkong udah ga heran, kalau on-time baru aneh... Ya iyalah, bandara segede gituuuuu... kelas dunia boo! 
Yang saya suka dari pesawat China Airline adalah bangkunya, bangkunya lbh empuk, dan di kanan-kirinya ada pengganjal kepala yang bisa kita atur sesuai yang kita mau. Kita pakai pesawat airbus A330-300, dengan konfigurasi bangku 2-4-2. Pesawat yang cukup besar, jadi pada saat landing, jatuhnya lebih halus dan lembut. Kalau masalah canggih, masih kalah dari MH dikit, soalnya ga ada colokan usb untuk nge-cas hp (padahal ini penting banget jaman sekarang.) Coat hanger ga gitu penting menurut saya, soalnya pada saat mau makan, kita harus pindahin juga jaket kita, soalnya mau buka meja makannya.
Yang saya ga suka, meal-nya asliii ga enakkkk. Padahal saya laper looo, tp serius ga enak, ga saya habisin. Jadi dari Jakarta-Hongkong, saya disuguhi nasi ikan berbumbu kari, semangkuk buah, dan roti mentega. Harusnya yahhh, penerbangan panjang seperti Jakarta-Hongkong, mustinya setnya lengkap, ada salad/buah, ada kue/sweets, main dish, roti, sama minuman. Ini seperti yang digambar, saya cuma dapat main dish sama buah dan roti mentega, ga ada kue-nya. Mana nasi perah, karena nasi Indonesia kali ya.... ga bisa dimakan serius.
Untuk penerbangan Hongkong-Taipei, karena cuma sekitar 2jam, jadi wajar kalau set menu nya ga selengkap penerbangan panjang, saya pilih nasi ayam, nah kali ini nasi ayamnya lemayan lah, bisa dimakan, cuma minumannya sama, hanya ada pilihan kopi atau teh. Tapi secara keseluruhan, makanan di penerbangan China Airline kurang oke, ternyata ngomong punya ngomong, emang CI udah terkenal kalau meals-nya kurang sedap.
Kalau ngomong pramugari, cantik-cantik, hanya saja yang agak senior sok-sok sombong galak gitu, kl yang kelihatan masih junior lebih sopan dan murah senyum. Untuk service, mereka oke banget, rajin banget mengecek kebersihan toilet, sebentar-sebentar habis dipakai toiletnya sama tamu, mreka cek dl kebersihannya. Salut deh buat para ms. pramugari China Airline.

Yang saya bingung dari China Airline, pelayanannya tidak konsisten, i don't know why. Masa dari Jakarta-HongKong-Taipei, pada saat naik pesawat, ga ditawarin kacang atau permen apapun, trus minuman yang ditawarin cuma 2 macem kopi or teh. Jangankan minta wine, jus aja ga adaaaaaa. Saya pikir apa karena penerbangan pagi, tapi kan pas dari Hongkong ke Taipei sudah siang, tapi tetap saja ga ditawarin minuman selain kopi or teh. Pas pulang kembali ke Indonesia, dari Taipei-HongKong juga sama, HongKong-Jakarta baru ditawarin snack kacang, trus ada gerobak minuman, jadi bisa kebagian wine. Entah karena kehabisan apa gimanaa ya....

Tapi yang saya perhatikan, tamu yang dibelakang kayanya ga dapet minuman juga, selain kopi teh. Soalnya saya duduk di emergency exit, jadi abis dia tawarin, dia bukannya ke belakang, malah ilang ke depan dan ga balik lagi. zzzzz... Ada apa dengan mu oh China Airline?? hehehe... Terus roti bulet-nya kaya bantet gituuu, soooo ga enakkkk. Ampunnn deh...
almost arrive HKIA
Terakhir untuk skill pilotnya, (bawel banget ya guweeee, kaya udah paling ahli ajaaaa). 4 kali pendaratan dan semuanya touch down nya mulussssss booo... nggak ngejabrukkkk gitu pas menyentuh aspal... tapi mungkin juga karena pesawat kita pakai airbus jadi lebih besar. Yang pasti pilot sama pramugarinya boleh dikasih thumb's up dehhhh.... Hanya meals-nya yang agak bikin kecewa. Must improve ya CI!!