Monday, 8 January 2018

Melbourne, Living Cost

Hai guys, back to bazk3t blog, and this time i would like to share about normal living cost in Melbourne, Australia. Kemarin udah sempet share mengenai transportasi umum di Melbourne, yang belum cek, silahkan mampir di sini.

So kalau bicara soal merantau ke negara orang lain, pasti yang dicari tau paling pertama adalah biaya hidup. Dan biaya hidup di suatu negara juga berbeda-beda tergantung di kota banget apa di desa banget. Biaya hidup itu sendiri dibagi menjadi 4 macam.
  • Biaya kost / tempat tinggal + Biaya tagihan seperti listrik, air, gas
  • Biaya makan sehari-hari
  • Biaya transportasi
  • Biaya telpon dan internet (jaman sekarang gitu lho)
So seperti pada umumnya, biaya hidup seseorang pasti beda-beda, tergantung pribadinya boros apa nggak. Untungnya oh untungnya saya termasuk yang bisa berhemat dan menabung. Dan rangkuman yang saya buat ini adalah biaya hidup pada umumnya, jadi ga borossss and ga pelittt. Dan nantinya akan ditutup dengan tips and trick menyiasati biaya hidup di Australia, Melbourne agar lebih berhemat.

Anyways, di Aussie alias di Australia, rata-rata pembukuan itu terhitung seminggu sekali. Jadi maksudnya banyakan kalau pekerja casual itu, gaji-nya di bayar seminggu sekali, dan kost-kost juga dihitung per minggu, begitu juga bill telpon which is per week.

1. Biaya Kost / Tempat Tinggal (125$ /week)Singkatnya kalau mau bener-bener di pusat kota, pasti biaya sewa kost lebih mahal, kaya misal mau kost di daerah binus lebih murah daripada kost di daerah Sudirman. Betulll? Untuk di CBD alias pusat kota, paling murah antara 115$ /week sampai 160$ /week, dengan harga segitu kamu tinggal di apartemen atau flat mereka bilangnya. 1 Flat itu biasanya 2 sampai 3 kamar, dan 1 kamar itu 4-6 orang!! WOW banget kan. Hahaha... bahkan di dalam living room alias ruang keluarga yang biasa buat nonton atau buat duduk-duduk sambil makan nongkrong, itu juga dijadikan kamar dan disewakan.

Kalau di suburb alias di pinggiran kota, sewanya antara 115$ /week sampai 135$ /week, bedanya adalah kmu bisa dapat private room atau paling nggak cuma 2 orang dalam satu kamar. Kalau di tinggal di suburb, kamu butuh waktu sekitar 30menit sampai 1 jam biasanya untuk mencapai pusat CBD, baik itu pakai kereta atau tram ataupun bus. Cuma don't worry, jarang banget yang namanya mengalami kemacetan.

So how about bills? Dengan harga diatas, kamu bisa dapat yang sudah termasuk bill, alias ga perlu bayar listrik air dan gas lagi. Not many but still plenty kalau kamu sabar dan punya waktu nyari pelan-pelan.

2. Biaya Makan (25$ /week)
Tinggal di Australia berarti anda harus nyiapin makanan dari rumah, karena makan di luar itu muahalllll boooook! Ga kaya di Indonesia atau di Taiwan, kalau masak buat makan sendiri, jatuhnya lebih ribet dan lebih mahal dan lebih mending beli ke warteg sebelah rumah. Di sini, sekali makan di luar mau sekitar 8-15$ untuk satu kali makan. Kalau sehari dua kaliii aja makan, udah habis anggep-lah 20$, sedangkan gaji rata-rata di sini 20$ per jam (itu kalau udah berpengalaman), kalau yang masih newbie biasanya gajinya 13-15$ per jam. Gmana kalau seminggu? 140$ bayangin deh.

Kalau masak, jauh jauh jauh lebih irit. Beli beras, sosis, daging ayam, sayuran, paling habis 20-25$ seminggu. Oh anyways, kost di Aussie rata-rata berperabotan lengkap kok, seperti microwave, rice cooker, kompor gas, kulkas semuanya biasanya lengkap, so masak bukanlah halangan. Yang jadi halangan adalah skill memasak, like me... nyahahaha... tapi kalau masak buat makan sendiri, yaaa enak ga enak ya makan lah yang penting kenyang. Hehehe....

3. Biaya Transportasi (43$ /week)
As i explained before (silahkan cek di transportasi umum melbourne) biaya transportasi umum sudah jelas dan fix harganya, yaitu 43$ per minggu, ga peduli kamu naik bus atau kereta atau tram.

4. Biaya Telpon & Internet (30$ /28days | 7,5$ /week)
So rata-rata orang yang berencana stay lama di Aussie such as student, atau para citizen di sini biasanya ambil kontrak atau mereka lebih kenal dengan sebutan "plan". Jadi kontrak 12 bulan atau 24 bulan, bisa skalian dapat handphone yang selalu up-to-date alias ga ketinggalan jaman. Ada yang 30$ sampai 80$ per bulan.

Kalau buat yang short stay, biasanya pakai yang pra-bayar. Ga peduli provider selularnya apa (optus, telstra, dll) biasanya menawarkan harga yang kurang lebih sama. Standar-nya adalah 30$ / 28days, bukan 30 hari karena kembali lagi itungannya per minggu. Itu sudah termasuk bebas telpon dan sms ke seluruh nomor telpon jaringan lokal Aussie, dan 3GB data internet.


CARA MENYIASATI AGAR DAPAT BERHEMAT SELAMA HIDUP DI AUSTRALIA
Jadi biaya hidup di Melbourne seminggu kira-kira 200$ per minggu. Ada beberapa cara menyiasati agar bisa berhemat, mau tau?

- Mulai dari tempat tinggal, carilah kost yang sudah termasuk bill, jadi ga ada tagihan listrik air dan gas lagi dikemudian hari.
- Kedua, seperti yang sudah saya jelaskan di atas, masak adalah cara terhemat, terus gmana biar bisa makin hemat? Sering-sering lah mampir ke supermarket pada saat supermarket-nya sudah mau tutup, karena supermarket suka kasih diskon 50% sampai 80% menjelang waktu tutup untuk makanan yang fresh seperti roti, ayam panggang, sayuran segar, dll.
- Makin bagus kalau bisa kerja di restaurant, yang ngasih makan gratis buat karyawan-nya, jadi mengurangi biaya makan sehari-hari atau bahkan ga perlu keluar sama skali uang buat makan kalau ga bosen sama menu yang disediakan restaurant. 
- Ketiga, work in CBD stay in CBD. Karena di CBD ada free tram zone, artinya gratis naik tram selama itu di area free tram zone. Jadi anda tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi kan.
- Jika tidak mau stay di CBD karena ga suka bejubel dalam satu kamar, tapi mau murah, maka tinggal di suburb adalah pilihannya, jadi siasati dengan membeli myki pass 28hari ++, yang mana kalau 5.18$ per hari, kalau seminggu hanya 36.26$ dibandingkan beli yang seminggu seharga 43$. Paham sodarah-sodarah??

Semoga informasi ini bisa bergunaaaa yaaa~ Cheers!

Thursday, 4 January 2018

Melbourne, Public Transportation

Sudah hampir 3 bulan berada di Australia, which is negeri kangguru, dan kali ini ga pake basa-basi saya mau jelasin mengenai transportasi umum yang ada di Melbourne.

Sistem transportasi umum di negara maju ga perlu diragukan lagi pasti cukup tertata dengan baik, dan di Melbourne, dimana merupakan kota tersibuk kedua di Australia setelah Sydney, punya 5 macam transportasi umum.
  • Taxi / Taksi
  • Uber / Taksi online
  • Train / Kereta (dibagi menjadi 2 macam, kereta metro alias kereta dalam kota, dan v/line alias kereta luar kota)
  • Bus / Bus kota
  • Tram / Trem
Untuk taksi dan taksi online ga saya jelasin lagi ya. Yang kali ini saya mau jelaskan adalah sistem pembayaran dari sistem transportasi kereta, bus dan trem, which is its too complicated alias ribet banget buat saya pada awalnya, dan setelah melewati berbagai macam browsing dan pengumpulan informasi, dan dipraktekkan dalam beberapa waktu, ternyata cukup mudah dipahami.
Metro Train
V/Line Train, source: https://www.premier.vic.gov.au/wp-content/uploads/2016/04/vline_header.jpg
Pertama saya mau jelasin dulu kalau kereta di Victoria dibagi 2 macam, ada kereta dalam kota alias metropolitan train, sama kereta luar kota atau regional train atau disebut v/line. Jadi Victoria itu adalah salah satu negara bagian Australia, dalam 1 negara bagian ada banyak kota, salah satunya melbourne. (semacam Jawa Barat kan ada Bogor, Bandung, dll). Jadi kereta luar kota punya tarif tersendiri (bergantung dari mana dan ke mana), sedangkan kereta dalam kota masuk kedalam sistem pembayaran metropolitan yang jadi satu sama bus dan trem.
Metropolitan Fare per Jan 2018.
Sistem pembayaran metropolitan di kota itu seperti sistem pebayaran terusan, dan dibagi menjadi 2 harga yakni harga zona 2 dan harga zona1+2. Zona 2 itu secara garis besar di area CBD, kaya di Jakarta tuh cuma daerah sudirman gitu, jadi kaya sistem three-in-one ada area-nya kan. (eh sekarang udah berubah jadi ganjil-genap ya). Zona 1 itu jakarta dan sekitarnya, kaya pluit, kelapa gading, sunter, cengkareng, kuningan dan lain-lain). Kalau bepergian dari dan ke zona 1,2 maka kamu akan dikenakan harga zona 1+2.

So kita ngomongin soal full fare ya, alias harga tiket penuh, karena yang concession itu diskon untuk pelajar atau orang pensiunan atau penyandang cacat. Seperti yang dilihat diatas, ada dua harga kan, 2 hour fare (atas) sama daily fare table (bawah). Ini yang bikin saya bingung. Jadi kalau kamu bepergian dari dan ke zona 1,2 maka kamu akan dikenakan biaya 4.30$. Dan itu berlaku selama 2 jam, jadi dalam 2 jam kamu bebas naik turun kereta atau bus atau trem berkali-kali.

Setelah lewat 2 jam itu, kalau kamu naik transportasi umum lagi, maka akan otomatis dikenakan biaya 8.60$, eitsss sabar dulu.... tadi kamu sudah bayar 4.30$ kan, jadi kamu cuma tinggal bayar 4.30$ lagi, otomatis kmu mendapat daily fare. Karena kamu sudah bayar daily fare, jadi kamu seharian bebas naik turun transportasi umum di kota tanpa harus bayar lagi.
sumber: http://2015.dancemassive.com.au/wp-content/uploads/2015/01/MYKI-Card-image-1160x650-1160x650.jpg
Pembayaran semuanya bisa pake uang cash, tapi biasa naik bus atau trem kalau pakai cash ya ga ada kembalian loh kalau kmu bayarnya ga siapin uang pas, dan ribet korek-korek uang di dompet ya gak sih? Jadi di sini kita biasa pake kartu Myki namanya. Myki adalah kartu pembayaran khusus untuk transportasi, seperti kartu E-Money mandiri atau Flazz bca, kartu kita ada saldonya.

Setiap kali naik dan turun kereta atau trem atau bus, sebaiknya selalu tap kartu myki kamu, cuma ya pada nyatanya di sini banyak juga yang pada ga peduli tap lagi pada saat turun, malah bahkan ga sedikit juga yang naik dan turun ga tap kartu sama sekali, jadi gratisan gitu. Tapi kalau pas ada inspeksi mendadak, ada polisi yang gak berseragam, kena denda loh, bisa nangis kalau kena denda di Australia, kalau ga salah sih mau 100-200$ loh!
Outside look of Melbourne's Tram
Inside look of Melbourne's Tram
Anyways, biar lebih jelasnya, yuk mari saya kasih contoh. Saldo Myki 10$.
Jam 09:00 naik bus, pada saat naik bus tap on myki kamu, langsung saldo kepotong 4.30$.
Jam 09:15 turun dari bus, tap off, trus nyambung naik kereta, pas masuk stasiun tap on myki kamu, dan saldo kamu ga akan kepotong lagi.
Jam 10:00 turun dari kereta, tap off, sisa saldo myki adalah 5.70$.
Jam 10:30 naik tram, tap on myki, saldo tetep ga akan kepotong lagi, karena masih dalam batas waktu 2 jam dari waktu pertama kali kamu tap on.
Jam 11:01 naik tram, maka saldo kepotong lagi 4.30$, dan otomatis myki kamu berlaku daily fare, jadi kamu bebas naik turun transpotasi umum dalam kota sampai jam 12 malam tanpa biaya tambahan lagi, ga peduli kamu mau tap on / off berapa kali pun.
Sisa Saldo Myki 1.40$.

Anyways, kalau kmu tinggal dan kerja di Melbourne, dan kamu harus naik transportasi umum setiap hari, disarankan beli tiket terusan yang namanya myki pass per 7 hari atau per 28hari+, jadi akan jauh lebih murah.
Kalau pake myki money (maksudnya adalah dipotong dari saldo kartu myki kamu) berarti sehari kamu harus bayar 8.60$ kan. Kalau kamu beli myki pass (jadi tetap pakai kartu myki yang sama cuma di kartu diprogram kalau kamu ada aktifkan myki pass, dan saldo myki money kamu akan tetap utuh), untuk 7 hari cukup bayar 43$, berarti sehari kan hanya kena 6.14$. Dan kalau kamu beli yang 28 hari atau lebih (jadi kamu boleh beli 28hari pass, 29hari pass, 30hari pass, 31hari pass, 56hari pass, dan seterusnya), sehari kamu cuma kena 5.18$, jauh lebih irit lagi toh.

But still it depends, apakah kamu perlu menggunakan transpotasi umum setiap hari atau nggak. Okayyy setelah panjang lebar ngejelasin, semoga semoga semoga bisa bermanfaat dan mencerahkan teman-teman semua yang sedang mau berkunjung ke Melbourne.

Thursday, 30 November 2017

Tana Toraja Trip, South Sulawesi

16 August 2017
I stayed in Makassar (formerly Ujung Pandang), capital city of South Sulawesi since 3 days ago for a business trip, took a flight with Citilink Airlines from Jakarta, before I decided to visit Tana Toraja. To reach Tana Toraja from Makassar, you can join a tour that will cost you around 1.500.000 - 3.000.000 rupiahs per pax, or you can go on your own and it will much much much cheaper way.

I googled everywhere and collecting every information that i can get, before i decided to drive by myself. FYI if you don't wanna drive to Tana Toraja, you can take a public bus from Makassar, 313KM, 8-9hours long. Both me and my mom love to drive, so even only 2 females on the road, that will works for us. So I rent a car (Daihatsu Xenia 1300cc MT) in Makassar from Mr. Bahar (+6285242090074 // +628114111778) that cost me 250K/day.
12:30 pm
Then the journey begin, buy some mineral water and meals for the preparation of 8-9hours drive. Passing Maros, Mandalle and Parepare, then took Pinrang Route instead of Rapang, i plan to take Rapang Route for my way back. You will get a chance to see mountain, sea and river panorama view if you travel on day time.
 
5:30 pm
When you start seeing this stone karst mountain, then there are some small rest area on the right side along the road. You can found these kind of stone karst mountain also in Zhangjiajie, China. But to go there you have to spend soooo much money. Just come to Tana Toraja la, with more affordable cost. I insist you to visit here, satisfaction guarantee!
You can get an amazing view from inside the rest area. Take deep breath, have a seat and just a sip of hot coffee and fried banana.... Yummm!!! Sooooo beautiful!!!
view from rest area
6:00pm
Continuing our journey. The road was quite smooth, so much different from Lintas Sumatra Road.

8:15pm
Arrive in Rantepao Toraja. Most of foreign tourists will stay at Toraja Misiliana Hotel, 4* hotel that cost you 700K nett /night included breakfast for two. Or another 4* hotel named Toraja Heritage hotel, but the location a little bit far from main road.
 
I pick Niel Hotel Toraja for two nights, just because have good rating in online, good service and clean room with affordable price on people's review, and the hotel quite bright from the outside, its showed a good clean hotel impression. And the location also just on the main road and near Rantepao city center. And yes I proved it by myself, good service, clean blankets-towels-room, and only 350K nett /night, pay in cash, included good delicious breakfast. Recommended!!



17 August 2017 
Start from this, will be one full day of Tana Toraja Tour, driving all by myself (and with my mom, of course).

  • KeteKesu 10K/pax WNI, 20K/pax WNA
Top tourist destination in Tana Toraja. Use google maps, and you won't get lost, about 10minutes from Niel Hotel. The place is nice, not so crowded when I visited.
Most famous Tongkonan Toraja (Toraja Traditional House), "tongkon" comes from local tongue which means "sitting" or sitting together, so it's a place to have a meeting, rituals, or ceremony. 
Grave inside the stone mountain, dead's skull and bones. Also the fun part is the shopping center for Toraja's unique handicrafts.
Spend about one hour is enough for enjoy the scenery and take some pictures.
  • Limbong Lake 10K/pax WNI, 20K/pax WNA
Not so many tourist know this place, but I suggest you come to take a peek since you already arrive at Tana Toraja. Its beautiful, natural green lake combines with stone karst mountain. I will put Limbong Lake on must visit place in Toraja list.
The place also not so far from KeteKesu, and you dont have to walk long stairs to see the view. Before you reach the lake, they will offer you a beauty of Indonesian famous rice field.
When i saw some local ladies were working on the rice fields, I just think that my camera wont miss the scene.
Limbong Lake
About 3-5minutes walking climbing the stairway, then you will see Limbong Lake's scenery.
  • Londa 10K/pax WNI, 20K/pax WNA
Oldest ancient grave in Tana Toraja, they put family and relatives in one hole inside the stone mountain. Higher place they put, higher also their position in the community when they lived.
All the mountain are naturally founded by their ancestors.
You can hire a local guide that will explain the culture of this ancient grave and also lead you the way inside the cave. The lamp cost you 50K, and you can give another small tip for the guide. I meet some local friends at the hotel before, two young girls, named Noni and Lynn, that hire a private car with driver and petrol for 600K /12hours. And suddenly met again here, at Londa. So we share the cost for local guide and the lamp, we paid 70K in total for taking four of us a small tour inside Londa's cave.
There is small love story here, as you see in the picture, there are two skull that placed together. Local people said they want to get married before but the family forbid them to become one. They were basically blood related on each other so its strictly prohibited to marrying family or close relatives in Toraja Culture. So they killed themself together. Is it a true story, or made by local people to attract tourists, well who knows...


  • Jesus Statue at Burake, Makale 10K/pax WNI, 20K/pax WNA, 2K parking fee
Lets take a rest from anything about graveyard, dead body, and others. This Amazing Jesus Statue also worth to visit while you are in Toraja.
On the top of the mountain, with cool wind, and great view. Damn damn damn worth! Its like Jesus bless Toraja. Amen!!!
Me and my mom ordered a glass of hot Toraja Coffee, 4 pieces of friend banana, a glass of hot sweet tea, also three pieces of steamed corns and one sunny side egg, all just cost me 30K. Don't worry, every snacks that they sell in here is affordable. Suddenly I feel the friendliness of local people while enjoying the scenery of Burake.
  • Alun-alun Tana Toraja, Free
Last, take some pictures before the night comes. Enjoy the cool breeze and see the busyness of the Toraja city center.

And that's it. But actually there are still plenty of beautiful places in Tana Toraja you can visit, such as Kambira Baby Grave, Suaya, Tilangan Natural Pool, Totombi, and Lolai.  I just recommend all of you to visit wonderful Indonesia, especially Tana Toraja, South Sulawesi. You will meet friendly local people, beautiful scenery and everything just natural and perfect.
All the expenses that we spend during our visit, not more than 2.500.000 IDR for two person. Let's check it out!! And also, i proudly provide Tana Toraja Tourist Map, so you don't have to spend time on the road to back and forth to visit all the place while you here, you can visit every place in one smooth way.

Rent Car 3 days @250K = 750K
Hotel 2 nights @350K = 700K
Makassar-Toraja-Makassar Petrol Fee = 380K
Highway on Makassar City Return trip = 20K
Entrance ticket = 82K
Rent Lamp with local guide = 35K
Meals at Warung Pori = 40K
Bakso + Belanda Juice = 28K
Other expense such as meals, drinks, and snacks = 256K
TOTAL 2.291.000 IDR