Friday, 21 July 2017

Five Hours with Silk Air, Regional Wing of SQ

Setelah ngomongin soal Singapore Airline alias SQ, pada kesempatan kali ini saya mau bercerita tentang penerbangan dari maskapai Silk Air, dimana Silk Air dengan kode penerbangan MI merupakan anak perusahaan dari Singapore Airline. Jadi semacam Garuda Indonesia dan Citilink, tapi Silk Air bukan budget airline loh melainkan full service airline yang menyediakan makanan dan bagasi.

Silk Air sendiri melayani penerbangan dari Singapore ke kota-kota yang tidak dilalui oleh SQ, jadi beda jalur gitu. Misal untuk ke negara Tiongkok alias China, SQ kan ada penerbangan menuju ke Beijing, cuma untuk kota-kota lainnya di China seperti Changsa lah, Chengdu lah, dan beberapa kota lainnya, penerbangan dari Singapore akan dilayani oleh Silk Air. Terus bagaimana dengan servicenya dibandingkan dengan SQ?
Sumber: http://aviationtribune.com/airlines/asia/silkair-launch-flights-vientiane-luang-prabang/
Juni 2017, saya berkesempatan mencoba maskapai Silk Air dengan rute penerbangan Singapore-Changsa dan Chengdu-Singapore, dimana lama tempuh penerbangan sekitar kurang lebih 5 jam. Kedua-duanya terbang on-time sesuai waktu yang telah dijadwalkan.

Tapi saya agak kecewa ketika masuk ke dalam pesawat dan melihat pesawat yang kita naiki ternyata hanya pesawat kecil dengan konfigurasi bangku 3-3, dan tidak ada layar hiburan, padahal durasi penerbangannya cukup panjang.
Untungnya bantal kecil dan selimut masih disediakan, hehehe... eh tapiii sebenernya jangan terlalu kecewa sih, karena kita tetap bisa nonton film-film bioskop pilihan di gadget kita. Ga ada layar terus gmana nontonnya toh? Jadi sebelum naik pesawat, kita bisa download aplikasi SilkAir Studio di smartphone / gadget kita. Nanti setelah di pesawat, kita bisa nyalakan wi-fi kita dan nonton film-film pilihan SilkAir Studio di gadget kita. Mreka ada siapin headset kok, jd yang ga bawa headset handphone masing-masing ga perlu kuatir.

Cuman karena saya pakai hp, layarnya kan kecil, jadi kurang seru aja, plus kalau low batt ga ada tempat ngecas, kecuali ada power bank, sedangkan saya ga suka pakai power bank. Good job dan nicely done sebenarnya buat SilkAir, karena streamingnya juga nggak ngadat-ngadat, but I still prefer old school style, alias pake layar.
Seperti yang saya bilang sebelumnya, Silk Air adalah full service airline, jadi disediakan makanan dan minuman didalam pesawat. Saya cobain chicken with mashed potato, which is good. Sendok garpu dan pisau roti juga menggunakan stainless steel seperti SQ, boleh jugaaa nih. Cuma untuk penerbangan panjang sekitar 5 jam, hanya ini yang kita dapat? Ga ada cake atau sesuatu yang manis-manis gitu, jangankan cake, buah aja ga ada.
Komplen mulu ya, hahaha... maap namanya juga membandingkan, manusia selalu berusaha membandingkan dengan yang lebih bagus, padahal masih banyak yang lebih buruk. Back to topic, ngelantur... Kita-kira setelah 45-50 menit berlalu, pramugari yang bertugas datang lagi untuk mengambil piring kotor, sambil menawarkan minuman lagi dan ice cream (karena afternoon flight), jadi desert nya ice cream. Saya melihat ada fresh cut lemon, jadi saya minta lemon tea. Beautiful!
Selebihnya kuhabiskan waktu di pesawat sambil tidur-tidur ayam. Ga lupa curi-curi foto pramugari yang bertugas pada saat itu. To be honest, seragamnya pramugari Silk Air kuno banget, biasa banget, dan pramugari or pramugara-nya ga ada yang bikin hati cetar-cetar. Hehehe ...
Oh anyway, pada saat penerbangan dari Chengdu menuju ke Singapore, saya naik penerbangan tengah malam (sekitar jam 1-2 subuh), dan Silk Air ada bagikan sembako, cuman isinya hanya kaos kaki saja, tidak ada sikat gigi atau penutup mata dan telinga.
Dan untuk meals kali ini, ga ada ice cream tapi di kasih buah potong. Dan pada kesempatan kedua saya bersama Silk Air, saya memilih menu fish with rice, rasanya oke lah, lemayan menurut saya. Untuk kualitas ga bisa disamakan dengan SQ walaupun merupakan anak perusahaan atau sister company-nya, tapi not bad kok. Meals ok, on-time juga, pesawat-nya saja yang agak kurang, dan yang pasti menurut saya belum bisa bikin tamu kecantol lagi dan lagi.

Friday, 14 July 2017

Balik Nama Mobil Motor Jakarta

Ribet deh pasti! Kalau udah disuruh urus beginian, biasanya warga Jakarta udah stress duluan, kebayang prosedur yang berbelit-belit, antrian yang panjang, buang waktu seharian mending kalau kelar, kalau ga kelar mau sampe dua hari bolak balik, perkumpulan calo dan belom lagi pungli-pungli.

Eh tapi jangan salah, kalau sudah tau prosedur yang benar dan membawa data-data yang diperlukan lengkap, ternyata sekarang udah ga berbelit-belit lagi kok, kalau buang waktu pasti mau setengah harian memang, kecuali dateng pagi-pagi bener, mungkin 2jam kelar.
Samsat Jakarta Utara - Pusat, Sumber: Google Street View
Hmmm... mau mulai dari mana yah? Let see, kalau anda habis beli motor atau mobil bekas (second deh, jangan bekas, kesannya busuk banget ya bekas... hahaha), kemudian mau ganti nama motor atau mobil nya, kita mesti ke samsat tempat mobil atau motor itu terdaftar, jadi bukan ke samsat ktp kita (kita sebagai pemilik baru crita-nya nih). Contohnya pemilik awal mobil saya terdaftar di Jakarta Utara, padahal saya ktp-nya Jakarta Pusat, jadi saya harus menuju ke Samsat Jakarta Utara, Samsat Jakarta Utara dan Jakarta Pusat kebetulan saja digabung disatu gedung, di Jalan Gunung Sahari, tepatnya di sebrang Mangga Dua Square.

Untuk balik nama kendaraan bermotor, dibutuhkan dokumen sebagai berikut:
- STNK copy & asli
- BPKB copy & asli
- KTP pemilik baru copy & asli
- NPWP pemilik baru copy & asli
- Kwitansi pembelian kendaraan bermotor diatas materai 6000 dan ditanda-tangani oleh pemilik awal.

Kalau sudah ready, tancap deh.
1. Cek fisik. (10.000 IDR tip se-relan-ya)
# Membawa mobil yang mau dibalik nama ke samsat, terus langsung ke tempat cek fisik, jadi jangan cari parkiran dulu, langsung aja ke lokasi cek fisik, antriin mobilnya. Di sini ada dibagi 2 antrian (ada petunjuknya juga), antrian kiri untuk plat mobil Jakarta Utara, antrian kanan untuk plat mobil Jakarta Pusat.
# Setelah mobilnya antri, matikan mesin dulu aja, biarinin mobilnya standby antri, kitanya ke loket pendaftaran cek fisik, bawa stnk asli, daftar untuk cek fisik, nanti petugasnya akan berikan kita kertas kosong dan stiker untuk gesek nomor mesin dan nomor rangka mobil atau chasis.
# Bawa itu kertas ke petugas cek fisik yang sudah standby di depan mobil kita biasanya, petugas akan langsung gesek nomor mesin mobil kita dan chasis mobil kita, kurang lebih 5 menit juga beres kalau nggak antri ye.
# Terus hasil gesek itu kita serahin ke loket penyerahan berkas cek fisik (loketnya di samping kita daftar tadi), nanti di cap sama petugas, jadi habis serahin hasil gesek tinggal tunggu dipanggil (nanti dipanggil atas nama stnk kita, jadi ingetin stnk mobil kita itu terdaftar atas nama siapa).
# Oh, jangan lupa kasih tip ke petugas yang gesek-in, rata-rata semua udah tau jadi pada siapin goceng-ceban, kalau yang nggak tau nanti petugasnya bilang "serelanya saja". Pungli oh pungli!!

2. Daftar Balik Nama. (FREE!!)
Sembari nunggu dipanggil, mobilnya boleh digeser deh tuh, cari parkiran. Setelah dipanggil dan udah dapat berkas hasil gesek yang sudah dicap, langsung naik ke lantai 2, di lantai 2 juga ada terbagi dua area, area Jakarta Utara dan Jakarta Pusat, petunjuknya jelas kok, jadi jangan salah antri loh ya.

JAM KERJA SAMSAT JAKARTA UTARA - PUSAT
Senin-Kamis 08:00 s/d 15:00, Istirahat 12:00 s/d 13:00
Jumat 08:00 s/d 15:00, Istirahat 11:00 s/d 13:00
Sabtu 08:00 s/d 11:30

Jumat
Pk. 10:50 langsung ke lantai 2, ke loket pendaftaran membawa seluruh dokumen yang dibutuhkan (yang saya sebutin di atas) ditambah hasil cek fisik tadi, biasanya antri-nya semrawut, jadi sodorin aja ke petugas dibalik loket pendaftaran, nanti akan dikasih formulir balik nama. 

Pk. 11:00 on-time banget semua serentak istirahat, pas hari Jumat, kena nungguin deh 2 jam. Sambil nunggu, kita isi formulir tadi sesuai data STNK dan BPKB, ada contohnya kok di meja tempat isi formulir, jadi ga bakal bingung. Tapi ga lama kira-kira lewat 10-15menit, kita diharapkan keluar gedung, karena gedungnya mau dibersihkan, jadi semua pengunjung diharapkan get out!

Pk. 13:05 menyerahkan formulir yang telah diisi beserta seluruh dokumen yang dibutuhkan, nanti petugasnya akan periksa apakah semuanya lengkap, kalau lengkap maka kita dipersilahkan menunggu di panggil kembali (nanti dipanggil berdasarkan nama pemilik lama kendaraan).

Pk. 13:19 "Jojon Jojon" ceritanya pemilik lama si abang Jojon nih. hahahah... Dokumen yang tadi kita serahkan sudah tersusun rapih dan dikembalikan ke kita dalam 1 map, lalu kita diarahkan menuju ke TU. TU letaknya juga masih sama di lantai 2.
Pk. 13:21 menyerahkan semua dokumen ke TU, kali ini BPKB asli kita pegang sendiri alias tidak perlu ikut diserahkan ke TU, tunggu dipanggil lagi (mulai dari sini dan seterusnya nanti dipanggil berdasarkan nama pemilik baru, jadi ingetin nama kita sendiri ya, jangan melamun ingetin nama pemilik lama terus, hehehe....)

Pk. 13:58 "Maya Maya" ceritanya pemilik baru si neng Maya nih. Dokumen dikembalikan lagi oleh petugas di loket TU, dan disuruh kembali ke loket pendaftaran.

Pk. 13:59 menyerahkan dokumen ke loket pendaftaran lagi.

Pk. 14:20 dipanggil dan dikasih potongan kertas kecil semacam tanda terima kalau seluruh dokumen ada di tangan mereka, dan disuruh balik lagi besok jam 11 siang. WTF!!!


Saya sih tahu yah jam 3 sore mereka akan on-time tutup pelayanan, tapi ini kan belom jam 3, masih ada 40menit lagi. PNS tega nian dehhh... Tapi Tuhan itu baik, dia tau kita orang sibuk, dan besok ga mungkin balik lagi.

Jadi critanya saya mau blokir kendaraan saya yang sudah saya jual duluan, biar mobil yang saya balik nama sekarang ini ga kena pajak progresif gitu, dan ternyata blokir kendaraan itu prosesnya mau 3 hari kerja, padahal saya pikir online langsung ajukan langsung keblokir. (Lain kali saya ceritakan bagaimana proses blokir kendaraan bermotor). Jadi saya pikir buru-buru deh cabut berkas yang tadi sudah saya serahkan ke petugas di loket pendaftaran, biar proses blokir nya selesai baru saya masukkin lagi berkas-nya.

3. Bayar.
Pk. 14:45 saya balik lagi ke loket pendaftaran, langsung bilang mau cabut berkas sebelum notice tagihan pajak mobilnya tercetak, petugasnya langsung cek berkas nomor mobilnya, terus ternyata sudah tercetak notice tagihan pajaknya, dikasih lihat sih, jadi kena pajak progresif dehhh. Tapi jadinya saya bisa hari itu juga bayar stnk dan biaya balik nama.

Pk. 14:50 bayar ke kasir, jadi sebelum menuju kasir, siapkan dulu uangnya sesuai yang tercetak di lembar notice tagihan. Uang yang di lipet dan atau di steples semuanya di rapihin dulu, yang disteples harap dibuka steplesnya. Terus sebelum bayar, WAJIB cek ulang data-data yang ada di kertas notice tagihan, apakah namanya sudah tepat (jangan sampai ada salah ketik), apakah alamatnya sudah benar, nomor mobilnya juga sudah benar. Kalau sudah bayar, tunggu lagi dipanggil namanya.

Pk. 13:05 dipanggil di loket penyerahan / penerbitan stnk baru, loketnya pas disamping kasir. Beres dehhh, kita diberikan stnk yang sudah ganti nama baru, tapi BPKB beloman lohhh.



Untuk ganti nama BPKB, harus ada :
- fotocopy cek fisik
- fotocopy kwitansi pembelian
- fotocopy ktp pemilik baru
- fotocopy stnk baru
- fotocopy bpkb
Dan pengurusan mesti ke POLDA!!!! Dan akan butuh duit lagi. Nanti yah kalau udah ganti bpkb saya ceritakan lagi.

Sunday, 9 July 2017

Short Flight of Singapore Airlines, Best in Asia

SQ the flight code of Singapore Airline, the most famous flight service in Asia. Safe, good service, and expensive one. When people selling Jakarta-Singapore round trip ticket on 1-1,5million rupiah, he sell on 2-3million rupiah. Why people still choosing this airline when other's also give almost the same service, almost the same but not 100% same, but much more cheaper than SQ.

Took Jakarta-Singapore flight this June 2017, 1 hour 50 minutes with Singapore Airline. This is full service airline, with 30kg of baggage allowance. They have first class, business class, and economy class. Of course i took economy class la, can't afford to take more than that for now, hoping have a chance one day to try more than economy class.
The flight was on-time. One point for SQ. For short trip, SQ use big airline made by boeing company, the seat configuration is 3-3-3. No pillow or blanket for this short flight, a little disappointed. I think other airline can offer the same service or better. But then i remembered, the gap between chair is really spacious! That's make Singapore Airline more comfortable than other's.

Then I explored the entertainment, songs and movies. Standard la, nothing special. And you can't use the service when take off, taxi, or landing. But minus one point for SQ, no USB charger for your gadget, this is very important in this era i think. Then they served the meals.

Okay, i get it. Do you? They use stainless spoon. And they don't mind if some people took that home secretly. LoL. Another point earned because of perfectness. How about the taste? Normal la, not bad, but not so great at all. Fish rice first and then I chose Omelette on my fly back. Others choosing nasi lemak which is not so appetizing for me, but i don't think its bad since they have some pieces of fish fried, eggs, and "kriuk-kriuk".
"Fish rice or beef with mashed potato?" Ask the beautiful lady on uniform. They are beautiful, and i love their shoes!! Uniform from head to toe. And the men, make my heart melt a little. The young one is like korean artist boy (not my type, but yes good looking man) and the older one have nice and warm look. Just imagine it guys, i can't give you the photo, since its not polite to take their picture without ask their permission. Plus one point.

Then how about the flight? Well it was smooth flight, but i think its not up to airline, the weather condition is the determinant. Take off and his landing was not so smooth, at all. And the sound of the wheel when come out or come in was quite harsh and shocking when there is *bump!!* voice. But safe? Yes, i rarely heard anything about any accident happen with Singapore Airline, when they have some trouble, they can handle the flight and let every passanger return safely.

Yap, safety and perfectness is the main point that make people choosing Singapore Airline, best airline service in Asia, they just think its worth to spend. But speak the truth, my heart still with MH. Thank you SQ for giving good service.