Sunday, 30 October 2016

Persiapan WHV Australia - Dag Dig Dug Tahap 1


Hidup itu adalah perjuangan! Kata-kata yang berulang-ulang diucapkan oleh ibu ku sampai-sampai tertanam didalam hati ini. Memang bener, ditambah lagi prinsip dan kepercayaan ku, dimana asal ada niat dan bersungguh-sungguh melakukannya, lakukan yang kamu bisa semaksimal mungkin, sisanya biar Tuhan dan seluruh alam semesta yang bekerja dan membantu kita.

Semua orang punya cita-cita, saya juga, namun ga banyak yang cita-citanya hanya menjadi mimpi belaka. Kalau cita-citaku adalah mengelilingi dunia (tanpa ngabisin tabungan yang ada), bukan hal yang mudah apalagi saya bukan lahir di keluarga yang kaya raya. Tapi kembali lagi, usaha, giat, dan ga lupa untuk selalu taat sama Yang Di Atas, membuat cita-citaku mantap berjalan di jalurnya, pelan tapi pasti. 

Setelah negeri Taiwan, pikiranku kembali menerawang ke negara lainnya, pingin banget dari dulu ke Australia. Bukan hanya sekedar pergi, tapi maunya sampai peolosok-pelosok sisi kecantikan Oz (australia) bisa kutengok dengan mata kepala sendiri. Dan hasilnya, ada kesempatan dengan mengambil Work Holiday Visa Australia (WHV). Semua bukan kebetulan lah, masa kebetulan terus-terusan. Dengan WHV ini, kita diberikan visa selama 1 tahun (bagi WNI) untuk jalan-jalan sambil kerja di negeri kangguru.  

Untuk info lebih lengkap mengenai WHV (class 462) https://www.border.gov.au/ 
Intinya di sini adalah kamu bisa stay di Oz sampai max 1 tahun, dan selama di Oz, kamu boleh bekerja legal dan sambil jalan-jalan hepi-hepi. Syarat lengkapnya, baca di web imigrasi Oz deh ya, jangan males-males baca dan browsing!!

Sebelum daftar, paling penting siapin dokumen-dokumennya. Paling awal siapin sertifikat test bahasa inggris, paling aman siapin IELTS (Oz githu loh, kalau toefl kan buat USA). Kecuali kamu kuliah di univ internasional yang pelajarannya memang menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa pengantar, cukup minta surat keterangan dari kampus.

Kalau sertifikasi kemampuan bahasa inggris sudah beres, nah ini nih yang butuh proses makan waktu, surat rekomendasi visa bekerja dan berlibur yang dikeluarkan dari ditjen imigrasi Indonesia. Kita akan diundang untuk diwawancara sebelum dikasih surat rekomendasinya, semua gratis tanpa biaya, kecuali ongkos yeee!! hehehe... Tapi serius makan waktu abisss, sekarang sih mending, jadwalnya cepet banget keluarnya, kalau doloeee denger-denger dari sesepuh yang udah dari Oz, malahan nunggu jadwal interview aja ga heran kalau sampai 3 bulan! OMG!!




11 July 2016
Daftar wawancara di website imigrasi.go.id. 

28 July 2016
Pengumuman jadwal wawancara keluar di website imigrasi.go.id. Katanya ada yg terima email undangan, kalau saya ga terima. Harus rajin-rajin cek sendiri jadwal wawancara di website imigrasi, siapa tau namamu sudah ada di dalam.
18 Agustus 2016
Lt. 12, Gedung Ditjen Imigrasi, Jl. HR. Rasuna Said Kav.X6 No.8, Kuningan, Jakarta Selatan.
Wawancara. Begitu jam 10an sampai di gedung imigrasi, suasana udah rame dengan WHV warrior. Begitu sampai, daftar ulang dulu, di meja ada disiapkan secarik kertas untuk daftar ulang beserta aqua gelas. Hehehe.... Akan dipanggil berurutan berdasarkan list daftar ulang, first come first serve lah.
Hampir jam 11 siang, akhirnya dipanggil juga, di dalam ruang interview ada 3-4 petugas interview lainnya. Dokumen di cek-cek, awalnya pakai bahasa Indonesia. Lalu d suruh introduce yourself. Mulai deh komat kamit bahasa Inggris. Mau ke Australia mananya? Teman ada tinggal di mana? Beres deh, dikasih tanda terima. 
Dipesen surat rekomendasi akan dikirimkan via email, 5-7hari, setelah dapat surat rekomendasi harap langsung daftar visa di AVAC, karena surat rekomendasi ada masa berlakunya sampai 30 hari.

3 hari berlalu, masih kalem, 7 hari berlalu bolak balik cek email tapi nihil, makin resah, akhirnya saya mencoba menghubungi imigrasi via email, sampai 3 kali, tapi ga ada respon balasan apapun juga!! 2 minggu, 3 minggu, sampai akhirnya jadwal wawancara kloter selanjutnya sudah keluar, nyerah deh. Entah kenapa, apa ada yang salah dengan dokumen saya kah? Memang waktu itu saya pakai TOEFL iBT, tapi pada saat saya ajukan, petugasnya sempet ngecek lagi ke petugas lainnya yang kemungkinan lebih senior, dan mereka bilang TOEFL iBT bisa di accept. Haihhh.. nasibbb.... langsung deh patah semangat. Tanpa alasan yang jelas, tanpa balasan dari pihak imigrasi, bikin makin patah hati.

Mungkin ya karena TOEFL yah, seharusnya pakai IELTS, oke lah saya keluarkan lagi biaya sebesar 2.700.000 IDR buat test IELTS di british council. Sempat patah semangat sih, tapi ga boleh menyerah! Menyerah itu yang bikin kalah. Setelah test IELTS, walaupun hasilnya belom keluar, saya daftar ulang lagi untuk wawancara surat rekomendasinya.


26 Agustus 2016 
Daftar wawancara di website imigrasi.go.id.

27 September 2016
Pengumuman jadwal wawancara keluar di website imigrasi.go.id. Kali ini saya terima email undangan dari pihak imigrasi. Dan kembali saya cek di website imigrasi, dan nama saya memang tercantum untuk wawancara per tanggal 20 Oct 2016.

20 Oktober 2016 (Kamis)
Sekitar jam 09:30 pagi saya tiba di Ditjen Imigrasi, dan kali ini pesertanya banyak banget, memang sih dilihat dari daftar undangan ada 160 nama yang terundang. Prosedurnya sama, daftar ulang di kertas yang disediakan di meja, dan nunggu panggilan deh. Wawancara yang harusnya mulai jam 9pagi, baru dimulai sekitar jam 9:50 pagi, dan saya kebagian nomor 70-an, yah tungguin deh sampe siang jam 12-an. 

Ada kejadian menegangkan juga, kan saya pakai baju kaos polo berkerah, trus ada temen-temen yang kenalan di situ juga sambil nunggu, ngobrol-ngobrol dan bilang katanya denger-denger wawancara untuk surat rekomendasi whv ini ga boleh pake baju kaos polo, nanti di suruh pulang. Apa iyaaaa??!! Langsung deh cari blog-blog di website, ga ada yang share soal ginian. Akhirnya daripada musti ngulang sampe 3x kan yah, aku minjem kemeja sama sesama warrior. Huff, untung ada temen baik yang bersedia minjemin, dan untung wawancaranya lancar.

24 Oktober 2016 (Senin)
Pagi-pagi biasa cek email, woaaaaaaa, surat rekomendasinya muncul di inbox saya!!! Kyaaaaa... seneng bangettt dehhh. Dag Dig Dug tahap 1 selesaiiiii dengan tersendat-sendat tapi hasilnya tetep good result! Thanks God!!!



Selanjutnya tinggal apply visa deh, ceritanya nanti di Dag Dig Dug tahap 2 ya!

Sunday, 23 October 2016

Ulang Tahun makan gratis ditraktir sama Glosis

Setahun sekali kita merayakan ulang tahun, setahun sekali di hari itu kita menjadi orang paling special, berbahagia, dan menerima begitu banyak ucapan selamat dari keluarga dan kerabat. Ga ketinggalan kalau tradisinya orang Indonesia, yang berulang tahun harus men-traktir, jadi bikin kantong menipis juga. Betullll??? Hehehehe...
Tapii, daripada traktir orang melulu, ga ada salahnya jugaaa kalau sekali-sekali (ya iyalah setahun sekali doang ultahnya) memanfaatkan gratisan yang ditawarkan dari beberapa restoran di Jakarta, ibaratnya ditraktir pada saat kita ultah. Eaaa.... Jaman sekarang dimana informasi dengan mudahnya berlalu-lalang siap ditangkap, saya sempat mencatat ada some restaurants yang bakal traktir di hari ulang tahun kita, steak holycow, glosis, pecel lele lela, dan ayam bakar mas mono. Semuanya ga pake ribet, cukup tunjukkan ktp atau kartu identitas kita.
Kesempatan kali ini, mau share pengalaman di traktir sama glosis restaurant berlokasi di mall kelapa gading 3. Yang paling kerennya tuh, kita bisa dateng makan gratis sampai 3 kali, mulai dari hari H-1, hari H, dan hari H+1. Seriussss ga booonggg! Cukup membawa kartu identitas, lalu bilang ke server kalau mau pesen menu yang berulang tahun, nanti servernya akan berikan menu yang bisa kita pilih dan pesan gratiisssssss. Ini nih yang hebat lainnya, menu gratisannya ga cuman satu macem! Kita bisa pilih 1 dari 6 apa 8 (lupa) menu yang tersedia. Toppp!!
Sebenarnya glosis restaurant udah ada dari generasi ke generasi, ibaratnya pemain lama di bidang steak house. Tapi seiring berjalannya waktu, menu-menu baru mulai ditambahkan untuk disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Harga yang terbilang passs, pelayanan yang ramah dan sopan, dengan kualitas makanan yang tetap terjaga, membuat glosis menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan-pelanggan setianya.
Hari itu pesananku jatuh pada daging sapi lokal sirloin steak dengan tingkat kematangan medium. Steak yang seharusnya 99.000 idr dapat saya nikmati gratis. Jika ga suka sirloin steak, kita boleh juga memilih tenderloin steak, baked fish, sausage, chicken steak, atau beberapa menu pilihan lainnya. Selang kurang lebih 10 menit, orderan saya tiba dengan senyuman ramah dari servers.

Yang bisa saya katakan hanya enak! Hehe... apalagi gratis jadi makin enak kali yahh? Ukuran porsinya pas, mengenyangkan. Tingkat kematangan dimasak sesuai pesanan, dengan saus mushroom yang kental dan berisi potongan jamur, gigitan demi gigitan so juicy. Kalau buat orang tua, mungkin agak sedikit keras ya dagingnya, tapi buat saya cukup pas. Karna dengan begitu, saya merasakan tekstur dan rasa yang khas daging sapi dalam setiap gigitan.
Karena kali ini saya kencan dengan mom, jadi saya ada order 1 porsi baked fish juga (harganya 72.000 idr), yang katanya baked fish di sini juga ga akan mengecewakan. Dan ternyata beneran, teksturnya lembut sekali tapi ga hancur, begitu masuk mulut semuanya terasa meleleh, dengan wangi harum mentega yang kental dan kesegaran dari tetesan lemon menambah cita rasa yang bikin kita ga cepat merasa enek. So yummy!

Cuma satu yang kurang oke buat saya, kentang gorengnya kurang greget. Bagian dalamnya terlalu kering mungkin karena efek kentang goreng frozen yang langsung digoreng sebelum mencair ya? Padahal disajikan panas-panas habis baru digoreng loh. I have tasted better, so this one disappointed me. But overall, i value this restaurant 4 of 5 stars. Next time biarpun nggak ulang tahun, pasti bakal dateng lagi, again and again.

Terakhir, mau ngucapin thank you juga dong buat glosis mall kelapa gading karena udah di traktir sampe puas dan kenyang. Semoga dengan adanya promo ini, bisa mengundang pelanggan-pelanggan baru yah. Tetap maju!!

Sunday, 16 October 2016

Ada apa di Dusun Bambu Lembang-Bandung?

Bandung, kabupaten Jawa Barat, satu hal yang saya tahu, hindari ke Bandung di hari libur, apalagi weekend! Selain macet karena diserbu warga Jakarta, tempat-tempat wisata yang apik dan tenang di Bandung (termasuk lembang dan sekitarnya) langsung transformasi menjadi tempat yang hectic banget, rugi dehh kalau weekend atau tanggal merah ke Bandung. Selasa siang, tepat jam 12 siang, honda jazz yang saya kendarai mulai meluncur menuju Lembang, Bandung. Kurang lebih 150km ditempuh dengan waktu sekitar 3 jam, dan langsung menuju ke Dusun Bambu, it's gonna be one peaceful day at Dusun Bambu-Lembang Bandung.
Dusun Bambu, awalnya saya cuma nyari-nyari info kuliner di Bandung dengan view yang jempolan, trus beberapa menyarankan makan di dusun bambu, jadi kita putuskan deh ke situ. Ternyata dusun bambu itu adalah tempat wisata keluarga yang didalamnya ada taman, danau, restaurant dan permainan anak-anak. Jadi seperti tempat wisata lainnya yang cukup populer di Bandung seperti farmhouse, floating market bandung, dan lainnya, dimana pengunjung akan dikenakan biaya tiket pintu masuk untuk dapat menikmati fasilitas di dalam.
Dusun bambu
Kolonel Matsuri KM 11, Cisarua, Bandung Barat
Weekday 15.000 IDR /orang
Weekend 20.000 IDR /orang
Motor 10.000 IDR
Mobil 15.000 IDR
Mini Bus / Bus 25.000
Selasa sore waktu menunjukkan hampir jam 4, masih terlihat beberapa pengunjung yang sedang duduk bersantai di area pintu keluar-masuk. Setelah melewati petugas pemeriksa karcis pintu masuk, mobil odong-odong yang disediakan pihak dusun bambu sudah standby untuk mengantar kita ke main area yang dapat dicapai juga dengan berjalan kaki sekitar 5 menit, namun rutenya akan cukup menguras keringat loh, melihat jalur yang agak menanjak. Saya bayangkan bagaimana crowded-nya tempat ini kalau hari libur, jangan coba-coba dehhh...
Sebenarnya dusun bambu ini cukup luas, namun spot-spot utamanya adalah daerah danau buatan yang menawarkan permainan naik sampan di tengah danau, lalu skywalk-nya yang menembus pepohonan, dan area taman bermain bagi anak-anak. Tidak semua fasilitas dapat dinikmati gratis walaupun kita sudah membayar tiket masuk, seperti taman bermain anak, ada biaya tersendiri yang harus dibayarkan agar pengunjung yang membawa anak-anak dapat menikmatinya.
Pertama-tama saya menjelajah skywalk yang sebenarnya dinamani Lutung Kasarung. Sungguh suatu kenikmatan ketika saya berjalan santai menikmati keindahan alam, dan ditemani angin sejuk yang berhembus lembut, dijauhi dari hiruk-pikuk perkotaan.
Ada bungalow-bungalow yang dibuat membundar seperti bola yang terbuat dari kayu ranting menyatu dengan alam, satu-persatu saya lewati dan ternyata semuanya terkunci. Penasaran saya ngintip, didalamnya dilengkapi meja dan busa tatakan untuk duduk lesehan. Ukuran bungalow ada yg agak kecil ada pula yang besar, ternyata jika pengunjung mau bersantai di dalam, boleh bangettt, cukup membayar 120rb-250rb per jam-nya. Ngebayangin duduk di dalam ditemani kopi susu panas dan roti bakar, wahhh bayanginnya aja udah heaven bangettt (eh, di heaven ada susu kopi sama roti bakar ga yehhh?! Hehehe...)
Kalau perempuan, pasti masuk ke toko kelontongnya, blanja atau nggak itu urusan kedua deh, yang penting cuci mata, cek harga, pegang-pegang, udah puass. Hahaha... Ada pasar khatulistiwa yang menjual berbagai cemilan dan barang-barang tradisional khas jawa. Buat bapak-bapak ga usa cemberut yahhh, di bagian luarnya pasar khatulistiwa ada banyak pedagang makanan ringan dan bangku-bangku untuk meluruskan kaki sejenak sambil ngemil.
Kalau soal harga, namanya juga di tempat wisata, so pasti lebih mahal lah dari biasanya. Saya nyobain seporsi tahu gejrot yang dibanderol seharga 15.000 rupiah. Biasanya mah goceng juga dapet tuh, celetuk teman seperjalanan saya. 7 biji cabe rawit bikin saya kepedesan, perlahan mulai berkeringat deh.
Setelah ini, mampir ke danau buatan yang katanya ada restaurant yang menawarkan makan di pinggir danau. Melewati taman buatan yang dibuat asri dan hijau dengan aliran sungai kecil membelah taman menjadi 2 sisi.
Wahh, ternyata banyak pengunjung yang lebih senang berkumpul di area danau ya. Suasana tenang seketika berubah menjadi keceriaan. Hehehe... di danau ini ada perahu donat dan perahu sampan yang disewakan bagi pengunjung, cukup merogoh kocek 10.000-20.000 per orang untuk dapat menikmati fasilitas ini.
Pada kesempatan kali ini, ga lupa saya abadikan pemandangan danau sampan sangkuriang dengan pano mode dari iphone 6s tercinta. Hehehe... Ga mau kalah dong dari para fotografer yang pada ngantongin camera dslr.
Rumah-rumah mungil di pinggiran danau itulah yang disediakan oleh restoran purbasari bagi pengunjung yang mau menyantap masakan khas sunda sambil bersantai di pinggir danau. Hanya saja ada minimal ordernya, 500.000 rupiah sekali santap, tapi beda lagi aturannya kalau weekend. Sejenak saya berfikir kalau semuanya terasa komersil yahhh... Ga mau kehabisan akal, dari atas bukit, ternyata ada tenda-tenda yang boleh digunakan bagi pengunjung untuk bersantai, tanpa syarat pulaaa~
Seperti yang saya tulis sebelumnya, ada taman bermain yang disediakan untuk anak-anak. Prinsip utama orang tua pada saat liburan keluarga adalah anak senang maka orang tua pun senang. Tempat selfie ada, tempat makan ada, tempat main ada, lengkaplah sudah.
Terakhir sebelum kembali ke pintu keluar-masuk, ternyata masih ada area sawah yang memikat hati untuk dijelajahi. Yahhh maklum, namanya juga orang kota masuk desa... modernisasi sudah menjadi makanan sehari-hari yang membosankan, back to nature adalah suatu hadiah yang dinanti-nantikan bagi orang kota seperti saya.
Singkatnya, Dusun Bambu boleh menjadi suatu keindahan tersembunyi di Bandung (ga tersembunyi banget sih, hahahah...) walaupun sedikit banyak terasa terlalu komersil (namanya juga cari untung), namun bolehlah dikunjungi kalau berkunjung ke Bandung setidaknya sekali. Tapi pastinya hindari hari libur jika mau merasakan nuansa alam yang kental di sini. Semoga keasrian dan kebersihannya tetap dijaga.

Sebagai penutupan artikel kali ini, di sini saya sertakan short video yang saya capture selama di dusun bambu, silahkan bagi yang mau mampir, tapi mohon dimaklumi yahh kalau kualitas video-nya tidak sebagus yang di foto. Link nya ada di sini https://www.youtube.com/watch?v=mCe907VAtKg