Thursday, 7 June 2018

How to Buy Car and Change Car Rego in Australia

Seperti yang banyak orang bilang, kalau harga mobil di Australia itu murah-murah, sama kaya di America (katanya), dengan uang 10-15juta bisa beli mobil yang masih dalam kondisi layak pakai. Jadi kali ini saya mau share pengalaman dalam beli mobil berikut dengan urusan balik nama mobil atau kendaraan di Australia. Dan for record, pengurusan dokumen alias paperwork untuk balik nama itu so easy dan simple bangettttt.

1. Memilih mobil yang mau dibeli.
Situs utama di Australia untuk urusan jual beli barang bekas, pastinya Gumtree (semacam kaskus lah ya). Harga mobil seperti yang saya bilang mulai dari 10-20jt, kalau mau bagusan dikit ya 25jt-35jt lah.

Dari situ kita kontak orangnya, janjian untuk lihat barangnya alias inspection. Di sini kita harus pinter-pinter cek sih, namanya juga barang bekas kan. Tapi saran sih cari yang ownernya asli Australia, karena dia biasanya jujur mengenai masalah yang ada di mobil kalau memang ada. Kalau biasa kan orang menjual barang, bilangnya semua bagus-bagus-bagus, no problem, sampe rumah taunya ada problem. Nah beda sama culture di sini (Australia), mereka jujur biasanya.

Selain cek kondisi mobilnya, kalau aku sih cari mobil yang sudah ter-registrasi dan masih ada sisa masa berlaku registrasi-nya. Kalau sudah oke, deal saat itu juga, bayar saat itu juga, terima selembar dokumen dan bawa pulang mobilnya saat itu juga. Easy!

2. Rego / Registration 
Yuk saya jelasin dulu. Rego (orang sini bacanya Re-Jo) adalah yang menyatakan mobil itu terdaftar di Departement of Motor Vehicles alias samsat-nya Aussie lah gitu. Jadi rego mobil harus selalu dalam keadaan aktif kalau mobil itu digunakan di jalanan. Kalau rego-nya expired, terus dipakai di jalanan, kalau ada polisi kena tilang atau ke foto di camera, kena denda.

Rego itu sendiri bisa dibilang kaya pajak STNK, yang harus dibayar pajaknya setiap bulan atau 6 bulan atau 1 tahun sekali. Kalau di Northern Territory kita bisa milih sih, kalau beda state beda peraturan lagi, ada yang harus bayar per tahun, seperti di Victoria harus per tahun.

Source: https://nt.gov.au/   |  Rego Fees per 2018 in Northern Territory
Biaya-nya berapa?? Nah itu juga beda state alias beda negara bagian beda harga. Untuk mobil biasa, kisaran 700-800$ per tahun. Dan balik lagi sama kaya di Indonesia, tergantung besar kapasitas cc mobil juga.
Source: https://www.vicroads.vic.gov.au/    | Rego Fees per 2018 in Victoria
Tapi rego itu ga bener-bener sama dengan STNK ya. Bedanya apa? STNK itu musti selalu ada di mobil kan kalau di Indonesia, kalau ada pemeriksaan polisi, ga ada STNK dianggap mobil curian. Betulll? Nah di sini, rego itu bentuknya selembar sertifikat, dan cukup disimpan di rumah. Dan for the record, di sini ga ada yang namanya bpkp mobil.

Jadi jual beli mobil intinya ya si mobilnya, dan rego. Kita bisa cek online status rego mobil tersebut dan masih sisa berapa lama dengan cara masukkin nomor plat mobil di website Departement of Motor Vehicles negara bagian masing-masing. Sekalian di cek apakah statusnya mobil curian kah, atau gmana kah, semua online cukup masukkan nomor plat mobil.

3. Balik nama kendaraan.
Okay, back to business. Setelah milih mobil, inspek, deal, bayar, lalu kita akan bawa pulang mobilnya saat itu juga plus dapat secarik potongan kertas rego yang sudah di isi dan dirobek jadi 2, dimana ada bagian yang dikasihkan ke kita si pembeli, dan sebagian lagi tetap dipegang sama penjual mobil. Bingung kan, masa main robek-robekan? hahaha...
Serius tapi, jadi seperti yang udah dijelasin sebelumnya, Rego itu hanya selembar kertas, dan di bagian belakang kertas itu ada form yang harus di isi kalau ada transaksi jual-beli, lalu kalau udah di-isi maka ada bagian yang harus di kasih ke pembeli, jadi ya di robek lah kertasnya.

Sudah gitu, kita si pembeli punya kewajiban untuk mengganti nama mobil tersebut dalam waktu 14 hari dari tanggal pembelian. Dengan cara ya bawa itu kertasnya, dan dokumen yang dibutuhkan sama bawa uang lah pastinya ke MVR alias samsat-nya Aussie. Biaya balik nama itu 3% dari harga beli mobil, disebut-nya stamp duty.

So dokumennya apa aja untuk balik nama?
1. Form aplikasi permintaan balik nama yang sudah diisi (ini disediakan di MVR)
2. Passpor Asli
3. Kartu ATM yang tercetak timbul nama kita
4. Driving License (bisa pakai internasional driving license, tapi juga diminta disertakan sim indonesia asli kita)
5. Bukti tempat tinggal (bisa dari kontrak sewa-menyewa rumah, atau kalau saya pakai bukti kepemilikian dana di bank, minta bank-nya print kan, kan ada alamat kita tuh)

So ke MVR bawa uang 3% dari harga beli mobil plus dokumen-dokumen yang dibutuhkan, ga sampe 1 jam kelar, mobilnya langsung berubah teregistrasi atas nama kita, dan kita mendapatkan secarik lembar rego. Kertas itu lah yang nanti akan di robek-robek lagi kalau kita mau jual mobil itu suatu saat.


QUESTIONS?!!!
  • Jadi balik nama cuma bayar 3% stamp duty?
Yes, kalau rego nya masih ada sisa, misalnya masih ada sisa 1-2 bulan. Kalau rego-nya abis, ya berarti siapkan stamp duty 3% dan duit rego-nya, seperti yang saya jelasin di atas, mau bayar 6 bulan atau mau bayar sekaligus setahun. Biasanya ada sedikit denda kalau kita bayar rego yang sudah non-aktif alias expired, jadi ibaratnya ada denda karena kamu bayar pajak kendaraannya terlambat.
  • Gimana kalau beda state? Misal plat mobil Queensland tapi mau diganti ke Northern Territory?
Jadi kalau beda state, kamu harus siapkan uang 3% stamp duty, duit rego, uang untuk RWC inspection atau sertifikat lulus RWC inspection kalau sudah ada. Jadi ga peduli rego-nya masih ada sisa atau nggak, kamu wajib bayar rego dari awal, yaitu 1 bulan (khusus Northern Territory / NT) atau 6 bulan atau setahun, karena beda negara bagian, beda rego, jadi ibaratnya rego sisa yang lama ga bisa dipakai.
  • Apalagi itu RWC?
RWC alias Road Worthy Certificate, alias sertifikat yang menyatakan mobil kita lulus test standar keamanan mobil, ibaratnya layak untuk dijalanan lah. Jadi biasanya mobil yang diatas 5 tahun harus melakukan uji kelayakan mobil alias RWC inspection test setahun sekali.

Biaya RWC test itu kemarin saya kena 53.90$ untuk NT state (per May 2018). Yang dicek itu adalah sit belt, rem mobil, rem tangan, roda, lampu rem, lampu mundur, lampu sen, lampu depan, lampu jarak jauh, kaki-kaki mobil, klakson. Bisa dilakukan di MVR kok, tapi biasanya harus booking dulu, ga bisa langsung dateng mendadak, kaya mau ke rumah sakit musti booking dulu lah buat janji.

So, karena kemarin saya punya RWC certificate tapi sayangnya RWC nya queensland punya, karena plat mobilnya juga queensland. Jadi saya harus inspection ulang deh. Kalau sudah punya RWC NT ya ga usa inspection ulang.

  • Bedanya beli mobil dengan plat luar kota VS plat dalam kota?
Jadiiii temen-temen paham yah, kalau beli mobil dengan plat mobil yang sama negara bagiannya maksudnya dalam kota, cukup bayar stamp duty 3%, dan rego kalau rego-nya sudah habis. Sedangkan kalau beda negara bagian atau ibaratnya plat luar kota, musti bayar stamp duty 3%, dan rego (ga peduli rego sebelumya sudah habis atau belum), dan inspection jika dibutuhkan.
 

  • Refund Rego? 
Terakhir ini yang saya mau jelasin buat temen-temen. Jadi kalau misal beli mobil yang masih ada sisa rego-nya, misal rego sisa 3 bulan deh, terus kita ganti nomor plat mobil (entah karena pengen ganti atau karena ganti state), maka kita musti bayar rego dari awal dan rego yang lama walaupun masih ada sisa 3 bulan ga akan berlaku lagi, betul? Iya betul. Tapi setelah kita bayar rego yang baru, kita bisa minta refund untuk rego lama yang masih ada sisa 3 bulan itu.

Caranya gimana, well, beda state beda mekanisme. Ada yang bisa online, ada yang musti by post. Kalau kemarin saya mau refund rego Queensland masih musti pake via post. Jadi google aja deh. Yang pasti kita harus isi formulir permintaan refund rego (biasa bisa di download dan di print dari website mvr masing-masing state), lalu sertakan bukti pengembalian plat mobil lama (didapat ketika kita sudah ganti plat mobil baru, dan berarti rego sudah atas nama kita pemilik baru, lalu plat mobil yang lama dikembalikan ke MVR).

Wednesday, 6 June 2018

Nasi goreng Tuna

Hallo guys, ga berasa udah 8 bulan aja di Australia. Makin lama di sini makin jago juga skill masak memasak, soalnya di Australia kalau tiap hari makan jajan di luar, duitnya ga bisa ketabung, jadi kalau mau hemat mau ga mau harus masak sendiri. Jadi buat yang para wanita-wanita yang mau mengasah kemampuan masak demi menjadi istri dan ibu rumah tangga yang jago masak di kemudian hari, boleh lah bersusah-susah dahulu di sini. Hehehe....
Anyway, i am proud to myself, karena sekarang aku udah bisa masak lohhh guysss!!! Hahaha... Seriously, ternyata aku punya bakat terpendam (nyahahahah...., sok pede banget ya...) Dulu mah bisanya telor goreng sama masak indomie. Masak nasi aja kelembekan wahhahaha.... Anyway sekarang mau share resep nasi goreng tuna ala bule.

Ingredients / Bahan-bahan:
- Yesterday cooked rice / Nasi sisa kemarin.
- Canned Tuna / Tuna kalengan.
- Eggs / Telor ayam.
- Carrot / Wortel, potong kecil-kecil.
- Onion / Bawang Bombay, potong kecil-kecil.
- Salt, Pepper, Sweet Soy Sauce, Chili (optional) / Garam, Lada, Kecap Manis, Cabai (tambahan).

Cara masak, kalau yang ga bisa masak nih, bingung yang mana dulu yang di masukin, dari situ udah ketahuan bisa masak apa nggak. Hehehe... Kalau yang udah biasa masak, asal tahu bahannya aja, udah tau kira-kira masaknya gimana, ga perlu di ajarin lagi. Aku masak dari awal sampai akhir selalu pakai api sedang. Yu disimak....
1. Panasin minyak sayur, terus masukkan bawang bombay, tumis sampai warnanya agak bening dan wangi. Inget, musti di aduk terus, biar nggak gosong, kalau gosong nanti pahit ga enak.
2. Masukin wortel yang sudah di potong kecil-kecil. Biar bercampur sama si bawang bombay, dan aduk terus.
3. Kira-kira udah mateng wortel-nya, masukkan tuna kalengannya. Aduk sampai merata.
4. Sisihkan dulu semua yang sudah tercampur rata di samping. Terus masukkin telor yang sudah di kocok, kalau aku sih langsung kuceplok di panci, terus kuancurin telurnya di panci langsung, biar jadi kaya scramble eggs. Habis itu aduk semua jadi satu, sekalian sama bumbu-bumbu yang tadi secukupnya (garam, lada, kecap manis, cabai).
5.Terakhir masukin nasi-nya. Aduk sampai rata, pakai api besar. Tambahin lagi bumbu-bumbu secukupnya sesuai selera.
How to ??
1. Heat the oil, onion in. Stir until translucent.
2. Carrot in, stir until cooked.
3. Tuna in.
4. Eggs in, and all the spices, mix all together.
5. With the high heat, rice in, and mix all together. Add more spices according to your taste. Enjoy~

Hasilnya guys, cepat, mudah, murah, nikmatttt!

Tuesday, 3 April 2018

Review Domestic Flight with Virgin Australia

Virgin Australia (kode penerbangan VA), dari namanya aja udah tau ya kalau ini adalah maskapai penerbangan milik Australia.
Di Australia, sampai saat ini hanya ada 2 maskapai penerbangan full service yang beroperasi dan milik perusahaan Australia, yaitu Qantas dan Virgin Australia. Sedangkan untuk penerbangan low cost juga ada 2, yaitu Jetstar dan Tigerair. Tapi tahukah anda bahwa jetstar sebenernya merupakan penerbangan low cost milik Qantas, dan Tigerair Australia merupakan penerbangan low cost milik Virgin Australia.

Baik di penerbangan full service atau low cost service, lagi-lagi terjadi persaingan bisnis diantara keduanya. Ga seperti di Indonesia yang punya cukup banyak pilihan untuk jasa penerbangan, Aussie hanya punya 2 pilihan, why? Karena market Australia itu sebenernya terbatas, ga kaya Indonesia yang market penjualan dan jumlah penduduknya buanyakkkkk dan besaaaar.

Alasan saya milih VA adalah karena harganya lebih terjangkau dibanding Qantas, walaupun ga beda jauh sih, hanya beda 30-50$ biasanya. Tapi masih full service airline, sudah termasuk bagasi walaupun terbatas hanya 23kilo, makanan dan minuman walaupun hanya kopi teh dan air (kecuali penerbangan jam 5sore sampai jam 7sore ada wine bir dan soft drink), dan hiburan dalam penerbangan.
1 April 2018 Melbourne-Sydney 0700-0825 VA811
1 April 2018 Sydney-Darwin 0945-1405 VA 1351
Harganya cukup standar karena pas hari paskah, cuba kalau 1-2 hari sebelum atau sesudah paskah, wuhh naikk pasti harganya. Saya dapat diharga 286$. Pada saat itu harga Qantas mencapai 300$++. Apalagi jetstar, malah harganya lebih sadis, belom lagi mesti beli bagasi.

Untuk masalah service mulai dari proses check-in dan service para pramugari di pesawat cukup standar. Untuk ketepatan waktu juga ontime, mulai dari jam buka counter check-in, jam buka boarding gate, sampai waktu pesawat lepas landas.

Cuma untuk masalah jalur masuk antrian pada saat check-in di Terminal 3 of Melbourne Airport, well cukup berantakan sih. Penunjuk arah-nya sangat ga jelas, dan hasilnya bukan cuma saya, tapi banyak penumpang yang antri di jalur yang salah. Dan petugasnya juga dikasih tau ngeyel kalau kita bilang ga jelas, menurut mreka harusnya jelas banget penunjuk arahnya. Jadi yang oon saya apa mreka? LoL...
Terus kekecewaan terjadi, di penerbangan pertama saya which is Melbourne-Sydney, saya baru paham kalau yang dimaksud dari complimentary meals and drinks itu ternyata hanya minuman dan snacks. Buset dah, cuma di kasih minum (teh kopi jus air) sama snacks (protein bar atau apple slices). What the heck? Kupikir karena negara bule kan ga pake nasi-nasian, mungkin dpt sandwich apa muffin kan yah. Nyatanya.... atau mungkin juga karena penerbangan pendek kali ya, cuma 1jam 25menit.

Dan mereka jualan makanan juga, menu makanan yang dijual ada di selipin di belakang bangku. Untuk sandwich atau wrap harganya sekitar 9-10$.
Lalu di penerbangan kedua saya which is Sydney-Darwin, yang ditempuh dalam waktu 4jam 50menit, dapat makanan apa ya? Snack juga ini mah, hahahaha cuman lemayan drpd tadi sih. Ampunnn deh. Kalau makanan ginian mah, setara penerbangan pendek garuda. Biasanya Garuda kalau udah diatas 2-3jam makanannya udh makanan berat.
Seperti biasa, saya paling suka komentar mengenai seragam para pramugari. Pramugarinya semua bule, ya iyalah ya wong aussie gitu loh. Nyhahaha... seragamnya everything red (kecuali supervisor yang melayani penumpang kelas bisnis), pake simple dress sama cardigan bahan kaos gitu, bukan jas lohh kaos cardigan. Dengan syal warna ungu. Tapi emang dasarnya bule udh cantik, pake baju apa tetep aja kelihatan nice ya. Hihi... dan mereka juga melayani dengan senyum, which is very good.
Sydney from the sky, April 1st 2018
Nah terus bagaimana dengan entertainment selama penerbangan? Seperti silk air, jadi anda mesti download dulu aplikasinya di hp masing-masing, lalu menggunakan layanan wifi dalam pesawat kita bisa nonton film-film pilihan. Not bad lah kl ada hiburan, cuman saya taunya terlambat, jd ga sempet download hiks. Jadi ngelamun aja deh liatin pemandangan di luar jendela. Hehehe...
Aussie's Red Soil, in the middle of nowhere
Terakhir saya mau kasih lihat cuplikan khusus, special nih, biasanya nggak ada. Hehehe cara mereka menangani bagasi tamu sangat gentle. Kenapa saya share hal ini? Karena di Indonesia lagi heboh bagasi tamu yang rusak karena penanganan staff airline yang sangat sembrono. Hohoho....
And lucunya pesawat terbang ontime, tp sampenya 35 menit lebih awal dr jadwal. Bukannya delay. Baru tau bisa gitu, mungkin pake turbo kalo ya pas stengah jalan, bisr ngebut gitu. Apa shortcut? Nyahaha... anyway, sudah selesai nih ceritanya, sampai ketemu di penerbangan lainnya ya. Tha tha~