Wednesday, 14 September 2016

千葉火鍋吃到飽



我從台灣回到印尼了, 到現在差不多已在雅加達快兩個月了, 開始想起來台灣的美食口味, 就是台灣的火鍋. 雅加達雖然算是一個很大的城市, 我還是找不到像台灣的火鍋那麼好吃又豐富. 還沒回國之前我跟團一起在一家火鍋吃到飽店吃, 讓我為了吃那家火鍋, 想要飛回去台灣.
千葉火鍋

這家火鍋店在台灣滿有名嘍, 全台灣有好幾家分店, 價格不算便宜, 可是東西很多很好吃可以吃. 肉的品質很好, 海鮮類新鮮, 飲料也很多類(不是茶跟汽水而已), 甜點好豐富, 冰淇淋, 水果, 蛋糕, 等... 可以吃到飽到爽到吐... 哈哈哈

他們的鍋是一個人一個小鍋, 所以來3個人例如說, 可以選三種湯, 他們的湯有很多種可以選, 不知道要選哪一個可以請服務員幫你介紹每一種湯的特色. 我一拿就拿了滿滿的兩大盤.

全台灣每一家吃到飽店大部分會讓客人只能吃90分鐘~120分鐘, 我覺得夠了拉, 就是讓你來吃到飽然後回家, 不是叫你來坐輕鬆地吃順便聊天, 這不是下午茶的時間呀! 哈哈哈... 還有一個規定, 不可以浪費, 請記得外面還有很多人連吃飯也不夠, 所以希望客人只拿會吃得完的美食, 如果故意浪費食物, 到買單時, 他們會算多出來的食物讓你付錢. 可是台灣甚麼都很公平, 付了錢, 你可以把多出來的食物包起來帶回家. 就是不要浪費就對了.
特選 羊肉,豬肉,牛肉 都有, 現點現切
大家來過這家店, 一定覺得很滿意, 還有說因為東西太多了, 就不知道要吃甚麼, 因為我們的胃有限麻, 會吃的人也一定有限, 不要因為已經吃飽了就沒有辦法吃到非吃不可的東西. 最後要吃冰淇淋吧~
其實在印尼有很多buffet或吃到飽店, 可是好可惜就是因為他們不會認真的做一個很高級的吃到飽店, 除了五星飯店意外, 只有hanamasha 到現在能保證品質很好的. 


在台北的千葉火鍋西門町店比較貴,  可是他們的東西比較多, 同時間可以接受300個客人. 除了東西比較多, 他們有提供啤酒喝到爽!!! 沒錯!! 來來看吧~ 

下面我剛沒有多久去現場拍照, 可以來參考一下.
麵類
水果類

菜類

Monday, 12 September 2016

Karaoke Diva MOI

Karaoke keluarga Diva, anak Jakarta siapapun pasti udah pernah denger, cabang-nya juga tersebar di beberapa titik di Jakarta bahkan seluruh Indonesia, apalagi kalau sebutin sponsor utamanya pasti langsung pada "oooo..... buletttt", yaaaa anda benarrr! Rossa Roslaina Sri Handayani, itu lohhhh penyanyi kita yang suaranya mantapppppp. hehehe....

Kalau lagi bosen ga ada kerjaan, pasti ujung-ujungnya sama temen-temen mampir ke karaoke keluarga, ini kali pertamanya nyobain di Diva Karaoke Keluarga, tepatnya di Mall of Indonesia alias MOI. Buat info lebih lengkap silahkan langsung ke official websitenya di http://www.divakaraoke.co.id/

Karena kita cuma ber-3, so ambil kamar yang small lah ya, di sini boleh sewa per 1 jam, tanpa minimal order. Pas sampai kamarnya, suasana-nya lemayan, modelnya minimalis dengan tampilan warna yang ceria. Bersih dan tidak ada tercium bau rokok-nya.
 
 Lampu diskonya seru tapi silau juga, hahahah kita sempet mau matiin, tapi ga tau tombolnya dimana, kalau dimatiin, lampunya semua mati.
Nah ini ada tampilan kamar lainnya, pas ada yang kosong, jadi saya foto juga buat referensi. Masih terbilang bersih minimalis dan baru. Cuma satu kejanggalan di tempat karaoke ini, masa tempat karaoke tapi kamarnya ga ada kedap suaranya. Ya ampuunnnn, kita di dalam kamar, masa bisa denger orang lain nyanyi di kamar sebelah, gede banget lagi suaranya. Aiyahhh....


Terakhir komentar saya, untuk lagu-lagu western nya juga kurang lengkap, eh ga lengkap abis deh kayanya. Banyak banget lagu-lagu yang ada. Untuk order lagu dan setting-an suara, pakai layar sentuh seperti kebanyakan karaoke keluarga pada umumnya.

Jangan review yang kurangnya doang dong yah, untuk yang nilai plus-nya, sound system Diva karaoke keluarga, menurut saya bagus dan oke, kualitas suara yang dihasilkan juga bagus. Sayang lagu-lagunya kurang lengkap dan banyak, padahal lagu-lagunya bukan lagu terbaru banget loh. Yah boleh-lah skali-skali cobain.

Wednesday, 31 August 2016

Part 2 of 4, Jalan-jalan ke Osaka Jepang 4 hari dengan uang 3juta!??!

Hari kedua, OSAKA-NARA-KYOTO

Tapi paling pertama, cari makan pagi dulu dong! Di penginapan ga disediakan makan pagi, tapi sebelahnya (pas di sebelahnya) ada toko kecil yang khusus jualan makanan khas jepang, murah meriah pula. Kita ber-3 ga mau ngelewatin kesempatan ini buat makan makanan sehari-hari khas masyarakat Jepang.
Semangkuk nasi putih (ga ketemu nasi pasti rasanya ada yang kurang), nato (kacang kedelai yang di fermentasi, lengket-lengket licin), sedikit gorengan (ikan sama sosis), telor gulung jepang alias tamagoyaki. Sebenernya nato itu ga bau atau menjijikkan seperti yang orang-orang kebanyakan bilang ah, rasanya antik, tapi tetep enak kok, kecap asin-nya jangan banyak-banyak, mnurut saya 2-3tetes sudah cukup, biar ga terlalu asin. 

Eng-ing-eng...Kenyang, siap menempuh perjalanan lagi. Masih lanjut nih ceritanya, jadi kemarin kan di hari pertama seharian di Osaka, tapi belum sempet ke Osaka Castle kan, secara itu wajib-jib-jib, seenggaknya harus ninggalin jejak kaki di osaka castle.


### 09:30am - 12:00am OSAKA CASTLE
Buat teman-teman mungkin bingung, lama banget di osaka castle, jangan salah loh, osaka castle itu halaman taman-nya luasssssssss bangettttt, sebelum sampe di pintu masuk castlenya, musti jalan di taman aja kurang lebih 20menit, belom lagi foto-fotonya, mana panas bangettt lagih, pasti kan makin lelet lagi bentar-bentar mau ngaso dulu.

Karena Osaka Amazing Pass kita udah ga berlaku, jadi kita musti beli tiket transportasi, ada 2 cara:
- naik JR line ke Morinomiya Station, exit 1.
- naik Nankai line ke Tanimachiyonchome Station (duh panjang bener ya namanya), exit 9.
Shin-Imamiya Station to Morinomiya Station (160Yen) / JR Line
Kalau dari segi ongkos, naik JR saat ini lebih irit kalau dari tempat kita menginap, jadi kita pilih naik JR Line yang memakan biaya 160Yen, dibandingkan nankai line akan memakan biaya 240Yen. Perjalanan ditempuh dengan waktu 20-30menit.
200Yen Small Locker, 300Yen Big Locker (2pieces of hand-carry bag)
Sesampainya di Morinomiya Station, keluar pintu 1 lalu nyebrang jalan menuju taman, ehhhh ada locker untuk titip koper, karena kita tahu kekuatan kita para ladies (hahahah...) yang ga akan sanggup jalan jauh sambil nentengin koper (biarpun hanya koper handcarry), jadi kita putuskan untuk taruh kopernya di locker, toh baliknya juga kearah yang sama. Koper dah dititipin, saatnya menjelajah Osaka Castle.
Menarik, jalan di taman yang super duper gede dibawah terik matahari, tapi tetap semangat 45, karena didepan mata sudah disuguhkan kemegahan puncak Osaka Castle dari kejauhan. Jalan dikit lagi, ketemu bunderan yang banyak burung jinak, sempetin foto-foto, jalan lagi, teruss jalan teruss ikutin petunjuknya, sampai akhirnya sampe ditembok luar Osaka Castle.
Aduh bushettt, ini toh tembok castle yang sering muncul di film-film kartun pangeran vs tuan putri. Heheheh... ternyata gede bangettt yaaaa, kayanya ga mudah buat dipanjat. Soalnya selama ini tuh mikirnya kenapa musuh-musuh ga brenang saja dan panjat itu tembok kalau mau masuk ke castle. Sekarang saya mengerti. heheheh... Kemegahan tembok luar Osaka Castle masih tegak berdiri, walaupun di kejauhan sana sudah berdiri gedung-gedung pencakar langit yang modern.
Mari kita masuk, ga perlu pake manjat, dan gratis kok. Pas lewatin gerbang, ea, rameeeeeeeee bangettttt. Yah namanya juga top tourist destination di Osaka, alias wisata wajib. Masih ada sedikit jarak, cuma kita udah capek sih, mana panas lagihhh, jadi cari tempat dibawah pohon yang rindang, sambil foto-foto dari kejauhan. But guys, rasanya cantik sekali itu Osaka Castle, memukau, just amazing! Must visit tourist spot, Osaka Castle.

Believe it or not, kita ngabisin waktu di bawah pohon aja sampe berjam-jam buat foto-foto. Asli wasting time, but fun! Nah untuk masuk ke dalam castlenya harus bayar lagi 200yen, dan kalau mau lihat museum di dalamnya juga harus bayar lagi 600yen. Saya dan team (cie elahhh....) cukup dari luar, pengiritan lemayan. hehehe....


### 12:00am - 01:00pm LUNCH
Kriyukkkk...kkkkk...... mulai nuntut minta makan, jadi skalian keluar dari area Osaka Castle, kita skalian cari makan. Kalau nanti naik kereta menuju Nara, udah ga ada makanan lagi, jadi sampai di tempat loker, kita jalan kearah kiri menyusuri jalan, ada beberapa kedai di pinggir jalan, kita pilih yang tampak lebih bersahabat (emang ada yang musuhan gitu??LoL).
Begitu masuk, langsung cari bangku, langsung lihat menu, eh ada menu dalam bahasa inggris, mantapppp. Kita kan ber-3 nih, jadi tiap orang pesen yang berbeda. Ini nih yang wajib buat temen-temen kalau mengunjungi Jepang, musti cobain pork cutlet-nya (daging babi yang digoreng crispy). Untuk set menu dibanderol seharga 870Yen.
Pork Cutlet Curry Bowl Set Meal 870Yen.
Udon with Tempura
Udon Curry with Meat Slices
Oh my, makanan Jepang ga ada yang kebuang deh, enak semua. Trus pork cutletnya serius, rasanya beda banget, juicy lembut bagian dalamnya, crispy dibagian luarnya. Udonnya kenyal tapi ga keras, curry-nya juga ga bikin enek. Saya bukan penggemar curry, but this one is different.


### 01:00pm - 03:00pm NARA
Waktu terus berjalan, rasanya cepet banget, jadwal hari ini cukup padat, seharusnya tuh jam sgini kita udah sampai di Nara, satu daerah sudah keluar dari Osaka City, dimana perjalanan membutuhkan waktu hampir 1 jam dengan kereta.
JR Line menuju Kintetsu Nara Station
Okay kembali ke Morinomiya Station, kembali naik JR Line menuju ke Kintetsu Nara Station. Cukup jauh, seperti yang saya katakan sebelumnya, butuh waktu kurang lebih 1 jam perjalanan, sehingga ongkos yang dikeluarkan juga ga sedikit, 610Yen. JR Line menjadi pilihan yang lebih murah dibandingkan Nankai Line yang akan menguras 770Yen.
Melon Bread
Tapi lagi-lagi nyangkut sebelum masuk ke Morinomiya Station, pas disamping pintu masuk ada toko kue kecil, jadi inget harus nyobain Melon Bread di Jepang, beli deh 1 buat cobain (padahal perut udah kenyang habis makan siang). Buat yang baru denger, jangan pikir melon bread itu roti rasa melon yah. Disebut melon bread karena bentuknya meyerupai melon, tapi aslinya hanya roti manis biasa kok. Hmmm... nothing special really. At least we tried it.

Sebenernya di Nara itu, tempat wisatanya cuma Nara Park, tapi di sana ada beberapa temple dan castle yang dapat dikunjungi (yang terkenal Todaiji Castle), dan yang paling khas adalah bisa melihat dan memberi makan rusa-rusa. Rusa-nya dilepas begitu aja di area Nara Park.
Sampai di Kintetsu Nara Station harus ke exit 4, lalu ikuti jalan setapak menuju jantung taman nara. Sambil jalan, kita akan disuguhi toko pernak-pernik dan kerajinan tangan khas Jepang. Karena kita sampai sana sudah sore, banyak pelajar-pelajar Jepang yang juga sedang berkunjung.
Jalan sampai akhirnya tiba di danau besar, suasanya sangat tenang dan sejuk. Rasanya ingin mencari coffee shop untuk bersantai dan bermalas-malasan sejenak. Menyesal deh sempat bertele-tele di Osaka Castle.
Sampai sini, teman-teman sudah mulai tumbang, rencana kita mau ke Todaiji Castle, tapi batal karena terlalu lelah, ga ada waktu dan menurut petunjuknya masih harus jalan 1,5Km untuk mencapai Todaiji Castle, jadi kita cari tempat pemberhentian untuk melepas lelah sejenak.

Mampirlah di Nara Visitor Center, ada free wi-fi, ada toilet, ada air minum yang disediakan free dan teh yang siap diracik sendiri free, serta ada penitipan koper free juga!!! Katanya akhir 2016 akan dibuka penginapan, pasti harganya bersahabat. Saran buat temen-temen, kalau ke Nara Park, harus siapkan waktu setengah hari deh, jangan terburu-buru, bisa sewa sepeda di visitor center dengan harga yang masuk akal (saya lupa soalnya ga sewa sih, tapi serius worth), lalu kelilingin Nara Park sampai ke ujung-ujungnya.

Kohfukuji Temple, Nara Park
Jadi di Nara Park ini, dengan sangat menyesal, saya dan tim hanya mampir ke Kohfukuji Temple (secara paling deket dari visitor center), dan melihat rusa. Hahaha.... Karena hari sudah cukup sore, jadi pengunjung temple ini ga ramai banget. Dapat 1 foto yang bagus.
Sorenya, ada pertunjukan sedikit yang dipersembahkan dari Nara Visitor Center, wanita muda menggunakan pakaian tradisional Jepang, dengan mahirnya memainkan kecapi. Okey, waktunya mengucapkan sayorana Nara.


### 03:00pm - 05:00pm KYOTO, Fushimi Inari Shrine
Saatnya menuju Kyoto, JR Line kembali menjadi pilihan, perjalanan akan memakan waktu juga kurang lebih 1 jam, dari Nara ke Fushimi Inari Shrine menggunakan JR Line menghabiskan biaya 670Yen, tujuannya adalah Inari Station.
Nara to Kyoto by local train
Sampai di Inari Shrine, barulah sadar, ternyata bener kata teman-teman yang sudah ke Jepang, kalau di Osaka fun but just a city, keindahan Jepang sungguh tampak di Kyoto. Everything so red, but so gorgeous, di sini yang terkenal adalah 1000 gate yang sambung menyambung sampai ke puncak bukit.
 
Saya ga sempet naik sampai puncak, soalnya sudah kelelahan dan waktu juga udah tipis banget, masih ada 1 tempat yang harus dikejar, sebelum trip hari ini berakhir. Tapi rasanya cukup puas bisa sampai ke Fushimi Inari Shrine walaupun ga sampai puncak. Bener-bener cantik. Aduh.... kalau liat fotonya langsung nostalgia lagi, cantik banget-nget-nget-ngettt...


### 05:00pm - 06:00pm KYOTO, Kiyomizu-dera (cancelled).
Cepattt, cepattt... berikutnya mengunjungi Kiyomizu Dera Temple, sebuah temple yang terkenal dan juga menjadi tourist destination di Kyoto. Setiap hari buka jam 6pagi sampai jam 6sore, lebih dari itu akan ditutup dan kita ga bisa masuk.
Fushimi Inari Shrine to Kiyomizu-dera Temple hanya ada 1 cara, naik keihan line (bukan JR) dari Fushimi Inari Station dan berhenti di Kiyomizu-Gojo Station, perjalanan akan membutuhkan waktu 20-30menit dengan kereta, dan memakan biaya 210Yen. Waktu sudah sore 5:33pm, tapi jalanan sudah sepi, tidak ada pertokoan satu pun yang masih buka kecuali tempat nongkrong minum bir.
Well well well, tanpa disangka-sangka ternyata dari stasiun pemberhentian untuk mencapai ke temple yang dimaksud, masih harus jalan kaki lagi jauh 'en menanjak, dan jaraknya kurang lebih 30menit perjalanan. Foto di atas itu situasi jalan setapak menuju ke Fushimi Inari Shrine pada malam hari, seperti kota hantu, hahahaha... tapi kalau siang hari, wooow, seperti old street yang ramai dan kanan kirinya penuh dengan toko-toko yang menjual berbagai makanan, dari kue-kue, moachi, sampai ke barang kerajinan Jepang. Banyak makanan juga yang menawarkan icip-icip gratis loh!!

Sesampainya di tempat tujuan, yappp sudah tutup closed dan dijagain sama penjaganya agar ga ada turis-turis bandel yang mau nyusup. Capeeeeeekkkkkkkk!!!! Temple yang diatas bukit, dipenuhi lampu yang menyala terang pada malam hari, cantik dan tampak megah, tapi hanya bisa dilihat dari kejauhan. Google sendiri yah kalau mau tau bentuknya. hehehe...


### 06:01pm~ KYOTO, Check-in Hotel
Berjalan dengan terseok-seok, pegel cuyyyy! Pingin cepat-cepat sampai ke penginapan, nyalain ac, tidur terlentang. Alhasil jam 7 malam baru nyampe di depan penginapan, soalnya sempet nyari-nyarian, karena disekitar cuma ada mini market, jadi malam ini kita makan hasil jarahan mini market, mie instant... nyahahahah....
Hommachi Sanjusangendo–Guesthouse+81 755619003 / info-33@guesthousekyoto.com605-0981 Kyoto, Kyoto, Higashiyama-ku Honmachi 7-42-2, Japan

Pintu masuknya, karena udah malam jadi ga ada staff sama skali, maklum lah di Jepang tenaga manusia itu mahal, jadi semua self service, makanya harganya terjangkau (private room max. 4adults 10.980Yen). Begitu masuk, cari loker yang ada nama kita pas booking, lalu di dalam ada kunci kamar dan secarik kertas berisi rules and regulations, juga pen beserta kertas saran dan kritik. Nice!
But one thing, penginapan nya bagus, bersih, lengkap! Ini recommended banget deh, memang harganya agk lebih tinggi, tapi nyaman, dan bisa muat sampai 4 orang. Ada kompor, microwave, mesin cuci, mini bath-tub khas Jepang. Kalau ke Kyoto, bakal nginep di sini lagihhh. Besok paginya, ketemu sama staff atau ownernya, pokoknya 2 cowo Jepang yang gantengggg, ramahh lagi. Nyahahaha.... Terus dipinjemin sepeda mereka, sebenernya mohon-mohon minjem sih, eh dikasihhh. Hehehe....
Sudah yaaa abis makan.... Yu tidurrrrrr, dah malem, dah capekkkk, dah teler.... Hari ini sudah menjelajah Nara dan sebagian kecil Kyoto.

------------------------------------------------------------------
Pengeluaran Day 2, Osaka-Nara-Kyoto
*Transport 1650yen
*Food 1602yen
*Hotel 3715yen (11.141yen / 3pax)